BNPT Apresiasi Pasamo Universitas Negeri Padang

Jumat, 31 Januari 2020 | 13:14 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Suhardi Alius.
Suhardi Alius. (Antara)

Padang, Beritasatu.com - Tereduksinya nilai kebangsaan adalah satu hal yang harus menjadi perhatian semua pihak. Dinamika global yang terus berubah telah menggerus nilai-nilai lokal, sehingga paham-paham seperti radikalisme dan terorisme bisa berkembang.

Oleh karena itu, dibutuhkan terobosan-terobosan sehingga bisa membendung pengaruh buruk dari perubahan dinamika global itu sendiri.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius, saat menghadiri pengukuhan Pusat Kajian Moderasi Kebangsaan Universitas Negeri Padang (Pasamo UNP), yang dihadiri ribuan mahasiswa Program Bidik Misi jurusan Pendidikan UNP di Padang, Kamis (30/10/2020).

"Paling penting dalam menghadapi dinamika global, di mana pun baik melalui dunia maya pun, perlu adanya terobosan. Dengan semacam pusat kajian seperti ini, bagaimana kita mengenang kembali masalah kebangsaan, sehingga moderasi kebangsaan ini bisa kita turunkan kepada mereka para calon pendidik ini, sehingga memiliki konsep yang jelas tentang kebangsaan," ungkap Suhardi Alius, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/1/2020).

Lebih lanjut Kepala BNPT menjelaskan, para mahasiswa ini nantinya akan menjadi orang-orang yang berperan besar dalam menentukan arah bangsa sebagai calon tenaga pendidik. Oleh karena itu, mereka wajib memiliki nilai kebangsaan yang kuat sehingga nantinya bisa meneruskan kepada murid-muridnya.

"Pekerjaan teman-teman mahasiswa calon pendidik nantinya sangat besar. Sebagai calon guru, kalian didesain sebagai para pendidik, bagaimana kalian mendidik nantinya akan menentukan arah bangsa. Jadi jangan main-main," alumni Akpol tahun 1985 ini.

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap, ke depannya pengukuhan Pasamo UNP ini akan menjadi pemantik bagi perguruan tinggi lainnya untuk membuat pusat kajian serupa. Sehingga, nantinya bisa menanamkan daya tahan dari berbagai paham dan isu menyimpang.

"Karena tak ada yang bisa memerangi isu-isu dan paham-paham ini, kecuali imunitas dengan moderasi kebangsaan," ungkapnya.

Kepala BNPT juga memberikan kuliah umum mengenai Resonansi Kebangsaan di hadapan Civitas Academica Universitas Andalas. Dalam kuliah umun ini mantan Kapolda Jawa Barat ini juga menegaskan pentingnya nilai-nilai kebangsaan dalam menangkal paham-paham radikal terorisme.

"Setiap tahun saya datang ke sini, Universitas Andalas. Dan setiap tahun selalu saya ingatkan, nilai-nilai kebangsaan untuk terus dijaga dan diperkuat. Karena dengan adanya nilai kebangsaan yang kuat, akan bisa menangkal paham-paham menyimpang yang berlawanan dengan nilai-nilai kita dalam berbangsa dan bernegara," kata mantan Wakapolda Metro Jaya ini mengakhiri.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon