Pemilu Kada DKI bukan Tolok Ukur Pemilu 2014

Senin, 16 Juli 2012 | 17:49 WIB
EW
B
Politikus PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo
Politikus PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo (Jakarta Globe)
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, menilai momen Pemilu Kada DKI Jakarta tidak bisa dijadikan tolok ukur Pemilu 2014 mendatang.

Jika PDIP dan Partai Gerindra, misalnya, bisa meloloskan calon yang diusung menjadi DKI I, belum tentu menjamin tingginya elektabilitas dua tahun mendatang.

"Momennya berbeda. Masalah pemilu kada khususnya DKI menurut saya tidak ada kaitannya dengan pemilihan presiden," kata Tjahjo, melalui pesan elektronik, Senin (16/7).

PDIP dan Partai Gerindra sebagai partai pengusung pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama yang unggul di pencoblosan Pemilu Kada DKI 11 Juli lalu, patut berbangga.

Berbeda dengan hasil sejumlah lembaga survei yang memprediksi elektabilitas petahana masih unggul. Pada Pemilu Kada DKI Jakarta pekan lalu, calon gubernur yang diusung partai ini justru bisa mengungguli para kandidat lain.

Alhasil, Pemilu Kada DKI Jakarta pun harus masuk bertarung dengan pasangan calon petahana Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli pada putaran kedua pada September mendatang.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon