Bidik Tiga Besar, Arema IPL Targetkan Libas Bontang

Selasa, 17 Juli 2012 | 08:26 WIB
AA
B
Penulis: Antara/ Arsito | Editor: B1
Pelatih Arema IPL, Dejan Antonic.
Pelatih Arema IPL, Dejan Antonic. (IPL)
Target itu dipancangkan meski lima orang pemain Arema tak boleh bermain di laga ini oleh LPIS.

Tim Arema FC menargetkan kemenangan dengan melibas tamunya, Bontang FC, demi memastikan posisi tiga besar klasemen Liga Primer Indonesia (IPL) 2011-2012.

Pelatih Arema FC, Dejan Antonic di Malang, Selasa (17/7), mengakui bahwa kemenangan menjadi target mutlak yang tak bisa ditawar-tawar lagi untuk tim Singo Edan itu, pada laga pamungkas menjamu Bontang FC di Stadion Gajayana, hari ini (17/7).

"Selain agar bisa finis di posisi ketiga, kami juga ingin menutup kompetisi ini dengan manis. Apalagi kita main di hadapan publik sendiri, maka harus maksimal dan bisa mempersembahkan yang terbaik bagi warga Malang," katanya.

Hanya saja, kata Dejan pula, faktor non-teknis kembali harus dialami oleh timnya saat melakoni laga pamungkas menjamu Bontang FC. Sebab pihak LPIS telah memutuskan bahwa lima pemain Arema tak boleh bermain di laga ini, masing-masing yakni Irfan Raditya, Hermawan, Marko Krasic, Andrew Barisic dan TA Musafri.

Padahal, kata Dejan, surat keputusan pelarangan tampilnya lima pemain Arema itu tertulis untuk pertandingan 30 Maret 2012, tapi malah diberlakukan kembali saat menjamu Bontang FC. "Ini kan aneh. Kompetisi profesional kok seperti ini?" katanya.

Dengan adanya surat dari LPIS itu, Dejan mengaku mau tidak mau dirinya harus menurunkan pemain pelapis, meski dengan kondisi apa adanya. Ia pun mengaku bahkan sudah menjadi terbiasa dengan kondisi seperti itu selama enam bulan terakhir.

"Kami juga mengkhawatirkan kepemimpinan wasit yang tidak adil. Sebab ketika dijamu Bontang FC, kami kalah 2-1. Kekalahan itu bukan karena permainan yang tidak bagus, tapi semata-mata karena kepemimpinan wasit yang sangat merugikan Arema," katanya.

Untuk diketahui, laga Arema melawan Bontang FC tersebut merupakan laga tunda, karena pada putaran pertama (Maret), Bontang FC dua kali tidak datang ke Malang untuk melakoni pertandingan. Hanya saja, saat itu Arema tidak diberikan kemenangan WO.

Terlepas dari itu, Dejan mengakui bahwa dalam laga pamungkas ini, anak asuhnya harus mewaspadai permainan Bontang FC yang dianggap akan tetap berbahaya, meski jarang menggelar latihan lantaran pemain mereka belum menerima gaji hampir tujuh bulan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon