Yahoo! Tunjuk Marissa Mayer dari Google Menjadi CEO
Selasa, 17 Juli 2012 | 12:36 WIB
Marissa Mayer adalah otak di balik sistem pencarian Google yang simpel dan bersih.
Yahoo Inc memilih Marissa Mayer dari Google Inc, untuk menjadi CEO baru. Penunjukan Mayer, 37 tahun, mensinyalkan bahwa Yahoo! Ingin memperbaharui fokusnya pada teknologi Web dan produk daripada memperkuat konten online.
Mayer, yang menjadi karyawan Google yang ke-20 dan engineer perempuan pertama, telah memimpin sejumlah bisnis dan dipuji atas pencapaiannya membuat sistem interface pencarian dalam Google yang bersih dan simpel yang masih digunakan hingga akhir ini, dan menjadi nilai menjual yang utama pada bidang Web surfer.
Sebagai orang yang dikenal atas kecintaannya pada fashion dan muncul di sejumlah halaman rubrik sosialita di sejumlah media, ditunjuknya Mayer sebagai CEO merupakan hal yang cukup langka dalam jajaran atas kaum perempuan di Silicon Valley.
Kepada Reuters, ia menyatakan langsung tertarik ketika dewan pimpinan Yahoo menghubunginya pada pertengahan Juni.
“Ini adalah ruang yang sangat kompetitif dan keras. Aku tidak berpikir bahwa kesuksesan adalah sebuah jaminan. Fokusnya selalu pada end-user, teknologi yang hebat, dan talenta-talenta yang diandalkan,” ujarnya.
Mayer akan mulai bekerja pada Selasa (17/7) ketika Yahoo dijadwalkan mengeluarkan laporan keuangan kuartal kedua.
Posisinya sebagai CEO di perusahaan teknologi ini melengkapi sejumlah pemimpin perempuan di bidang teknologi yaitu Meg Whitman dari Hewlett Packard Co, Virginia Rometty dari International Business Machines Corp, dan Ursula Burnd dari Xerox Corp.
“Banyak orang tidak percaya bahwa Yahoo bisa mendapatkan seseorang sekaliber Marissa Mayer untuk menjadi CEO,” ujar analis saham Scott Kessler, dari S&P Capital IQ.
Danny Sullivan dari situs Search Engine Land menilai bahwa Mayer adalah pilihan menjanjikan. “Dia pintar, bisa memimpin, dan mengetahui ruang Internet lebih baik secara virtual dari siapa pun. Ia membawa Google sebagai mesin pencari yang menjadi sukses begitu besar hingga saat ini. Ia sangat fokus pada detail,” ujar Sullivan.
Mayer bergabung dengan Google pada 1999 sebagai karyawan ke-20 dan memiliki prestasi menciptakan produk-produk paling ternama di Google, termasuk sistem pencarian dan homepage yang terkenal. Ia juga mengelola sejumlah inovasi Google paling sukses, meluncurkan lebih dari 100 fitur dan produk termasuk image, buku, dan pencarian produk, toolbar, Google News, dan Gmail.
Yahoo Inc memilih Marissa Mayer dari Google Inc, untuk menjadi CEO baru. Penunjukan Mayer, 37 tahun, mensinyalkan bahwa Yahoo! Ingin memperbaharui fokusnya pada teknologi Web dan produk daripada memperkuat konten online.
Mayer, yang menjadi karyawan Google yang ke-20 dan engineer perempuan pertama, telah memimpin sejumlah bisnis dan dipuji atas pencapaiannya membuat sistem interface pencarian dalam Google yang bersih dan simpel yang masih digunakan hingga akhir ini, dan menjadi nilai menjual yang utama pada bidang Web surfer.
Sebagai orang yang dikenal atas kecintaannya pada fashion dan muncul di sejumlah halaman rubrik sosialita di sejumlah media, ditunjuknya Mayer sebagai CEO merupakan hal yang cukup langka dalam jajaran atas kaum perempuan di Silicon Valley.
Kepada Reuters, ia menyatakan langsung tertarik ketika dewan pimpinan Yahoo menghubunginya pada pertengahan Juni.
“Ini adalah ruang yang sangat kompetitif dan keras. Aku tidak berpikir bahwa kesuksesan adalah sebuah jaminan. Fokusnya selalu pada end-user, teknologi yang hebat, dan talenta-talenta yang diandalkan,” ujarnya.
Mayer akan mulai bekerja pada Selasa (17/7) ketika Yahoo dijadwalkan mengeluarkan laporan keuangan kuartal kedua.
Posisinya sebagai CEO di perusahaan teknologi ini melengkapi sejumlah pemimpin perempuan di bidang teknologi yaitu Meg Whitman dari Hewlett Packard Co, Virginia Rometty dari International Business Machines Corp, dan Ursula Burnd dari Xerox Corp.
“Banyak orang tidak percaya bahwa Yahoo bisa mendapatkan seseorang sekaliber Marissa Mayer untuk menjadi CEO,” ujar analis saham Scott Kessler, dari S&P Capital IQ.
Danny Sullivan dari situs Search Engine Land menilai bahwa Mayer adalah pilihan menjanjikan. “Dia pintar, bisa memimpin, dan mengetahui ruang Internet lebih baik secara virtual dari siapa pun. Ia membawa Google sebagai mesin pencari yang menjadi sukses begitu besar hingga saat ini. Ia sangat fokus pada detail,” ujar Sullivan.
Mayer bergabung dengan Google pada 1999 sebagai karyawan ke-20 dan memiliki prestasi menciptakan produk-produk paling ternama di Google, termasuk sistem pencarian dan homepage yang terkenal. Ia juga mengelola sejumlah inovasi Google paling sukses, meluncurkan lebih dari 100 fitur dan produk termasuk image, buku, dan pencarian produk, toolbar, Google News, dan Gmail.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




