KPK Kebut Proses Seleksi 4 Jabatan Penting

Rabu, 4 Maret 2020 | 20:06 WIB
FS
JS
Penulis: Fana F Suparman | Editor: JAS
Nawawi Pomolango.
Nawawi Pomolango. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini sedang menggelar proses seleksi untuk mengisi total 21 jabatan yang mengalami kekosongan. Dari 21 posisi tersebut, terdapat empat jabatan penting yang dikebut lembaga antikorupsi itu, yakni Deputi Penindakan, Deputi Informasi dan Data, Direktur Penyelidikan, serta Kepala Biro Hukum.

"Keseluruhan ada 21 jabatan, tetapi yang agak dikebut, karena kebutuhan organisasi yang mendesak ada empat jabatan," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango saat dikonfirmasi awak media, Rabu (4/3/2020).

Nawawi Pomolango menjelaskan alasan KPK mengebut proses seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis itu. Dikatakan, empat jabatan di KPK tersebut telah lama kosong, bahkan terdapat posisi yang terpaksa dirangkap oleh pejabat lainnya. Padahal, tugas dan wewenang empat posisi itu sangat vital bagi gerak KPK dalam memberantas korupsi.

"Tentu saja sangat memengaruhi 'gerak cepat' organ kedeputian dimaksud. Untuk Deputi Penindakan misalnya, selama ini, sejak ditinggalkan oleh pejabat sebelumnya, selama ini terpaksa dirangkap di-Plt-kan kepada Direktur Penyidikan, padahal kita tahu sendiri, bagaimana repot dan kompleksnya bidang tugas di Deputi Penindakan ini," katanya.

Dikatakan Nawawi, proses seleksi jabatan telah memasuki tahap seleksi administrasi. KPK telah mengirimkan surat undangan kepada para calon peserta seleksi. Namun, Nawawi mengaku tak mengingat secara pasti berapa jumlah calon yang telah mendaftar.

"Saya tidak ingat pasti, hanya untuk Deputi Penindakan misalnya, yang masuk itu dari Polri dan Kejaksaan, sedangkan untuk Direktur Penyelidikan ada juga dari BPKP," katanya.

Dikatakan, Direktorat Monitoring dan Direktorat LHKPN bakal melakukan pengecekan latar belakang para calon peserta pada tahapan seleksi selanjutnya. Setelah itu proses seleksi masuk pada tahap tes potensi dan asesment kompetensi.

Nawawi berharap, proses seleksi keempat jabatan yang diprioritaskan tersebut bakal segera rampung setidaknya pada April 2020, agar beberapa jabatan yang diemban oleh pelaksana tugas tersebut bakal segera bekerja.

"Insyaallah, kalau keseluruhan tahapan telah dilalui, kami berharap, khusus untuk empat jabatan yang saya sebutkan sudah 'siap pakai'. Paling tidak pada pertengahan April nanti. Bergantung pada tahapan seleksinya. Paling tidak pada prtengahan April mendatang," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan, terdapat sejumlah calon yang mendaftar untuk mengikuti proses seleksi. Beberapa di antaranya berasal dari unsur Kepolisian, Kejaksaan, BPKP, Kemkeu, dan LIPI. Para calon tersebut bakal mengikuti proses seleksi untuk dua jabatan deputi, enam direktorat, dan sejumlah koordinator wilayah.

"Ada dua deputi yang perlu diisi. Ada enam direktorat dan masih banyak korwil-korwil yang difokuskan pada periode sekarang yang dimasukkan adalah untuk dua deputi dan enam direktorat," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon