Pertama Kali, Konser Ambyar Digelar di GBK
Selasa, 10 Maret 2020 | 20:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Memperingati 30 tahun berkarya, Didi Kempot akan menggelar konser akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 10 Juli 2020. Mengusung tema Ambyar Tak Jogeti, konser ini diprediksi mencetak rekor sebagai konser penyanyi tradisi yang penontonnya memenuhi stadion terbesar di Indonesia.
Didi Kempot mengatakan, konser ini adalah penghargaan untuk musik tradisional Indonesia. Mengingat, selama ini GBK adalah tempat yang digunakan untuk konser-konser berskala internasional.
"Ini kado luar biasa, untuk kami para seniman tradisi. Kami selama ini telaten untuk terus mempertahankan budaya tradisi, dan akhirnya ada yang peduli sama kita. Bahkan berani untuk menggelar konser besar seperti ini," ungkap Didi dalam jumpa pers di kawasan Jakarta Timur, Selasa (10/3/2020).
Dalam kesempatan ini, pria yang dikenal dengan The Godfather of Broken Heart mengatakan, 30 tahun berkarya di dunia seni tradisional menyiratkan pengalaman hidup yang tak terlupakan. Mengingat, Didi Kempot memulai kariernya pada 1984 sebagai pengamen di trotoar jalan di kota kelahirannya, Solo.
"Saya berseni karena saya hidup di lingkungan dunia seniman. Saat itu saya memiliki keyakinan, saya akan meneruskan apa yang dilakukan orang tua saya, dalam menafkahi keluarga melalui jalur seni tradisi," ungkapnya.
Penyanyi asal Surakarta itu pun berterima kasih pada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para penggemar yang menyukai dan mengapresiasi lagu-lagunya. Dia berharap konser ini menjadi wadah temu kangen dia dengan para penggemar yang setia mendukung untuk terus berkarya.
"Sepanjang saya berkarya, ada banyak momen tak terlupakan. Salah satunya adalah saat saya bernyanyi dan penonton ikut menyanyi, berjoget, bahkan menangis, menghayati lagu-lagu saya," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dian Eka Yanto Suryanegara, selaku penyelenggara konser dan Direktur Utama Garindo Media Tama, menyampaikan, Didi kempot akan menjadi penampil utama dalam konser Ambyar Tak Jogeti.
"Banyak orang pernah sakit hati, patah hati. Tetapi biarlah hati saja yang patah, hidup kita jangan sampai hancur," ucap Eka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




