Demokrat Klaim Keberhasilan Foke di Ibu Kota
Kamis, 19 Juli 2012 | 10:35 WIB
Kemacetan dianggap hal biasa di sebuah kota besar seperti Jakarta.
Ketua DPP Partai Demokrat Demokrat, Herman Khaeron, menyebutkan sejumlah keberhasilan yang sudah dilakukan Fauzi Bowo, calon gubernur petahana yang diusung partainya.
Herman mengatakan, keberhasilan itu diketahuinya saat kunjungan kerja ke wilayah DKI Jakarta.
"Apa yang saya temukan tentunya fakta bahwa Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI Jakarta telah bekerja baik untuk warganya," kata Herman Khaeron melalui Blackberry Messenger kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/7).
Dia mencontohkan, adanya program pangan lestari oleh warga Kelurahan Tengah Kramat Jati yang mana, kata dia, ditanami pohon obat dan sayur.
Dia juga mengatakan, program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) juga dianggap berhasil memberdayakan warga Jakarta.
"Kami juga mengunjungi kawasan konservasi kapuk. Luar biasa, di sana bisa kita temukan alam yg tertata dengan baik," tambahnya.
Menyoal soal banjir musiman, politikus Partai Demokrat ini punya klaim tersendiri juga.
Menurutnya, dengan adanya sungai Kanal Banjir Timur sudah dapat menyelamatkan 2,5 juta warga dari kebanjiran.
Herman menambahkan, pemerintah juga sedang menormalisasi sungai-sungai yang melewati kawasan DKI Jakarta.
Sementara itu, ia memaklumi isu kemacetan sebagai keniscayaan sebuah kota besar. Kemacetan dianggap sebagai konsekuensi tumbuhnya pengguna jalan jauh yang lebih besar dibandingkan tersedianya jalan baru.
"Saya dapat membandingkannya dengan kondisi di luar negeri bahwa di kota-kota sekelas ibu kota memang kemacetan adalah keniscayaan," kata dia.
Ketua DPP Partai Demokrat Demokrat, Herman Khaeron, menyebutkan sejumlah keberhasilan yang sudah dilakukan Fauzi Bowo, calon gubernur petahana yang diusung partainya.
Herman mengatakan, keberhasilan itu diketahuinya saat kunjungan kerja ke wilayah DKI Jakarta.
"Apa yang saya temukan tentunya fakta bahwa Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI Jakarta telah bekerja baik untuk warganya," kata Herman Khaeron melalui Blackberry Messenger kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/7).
Dia mencontohkan, adanya program pangan lestari oleh warga Kelurahan Tengah Kramat Jati yang mana, kata dia, ditanami pohon obat dan sayur.
Dia juga mengatakan, program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) juga dianggap berhasil memberdayakan warga Jakarta.
"Kami juga mengunjungi kawasan konservasi kapuk. Luar biasa, di sana bisa kita temukan alam yg tertata dengan baik," tambahnya.
Menyoal soal banjir musiman, politikus Partai Demokrat ini punya klaim tersendiri juga.
Menurutnya, dengan adanya sungai Kanal Banjir Timur sudah dapat menyelamatkan 2,5 juta warga dari kebanjiran.
Herman menambahkan, pemerintah juga sedang menormalisasi sungai-sungai yang melewati kawasan DKI Jakarta.
Sementara itu, ia memaklumi isu kemacetan sebagai keniscayaan sebuah kota besar. Kemacetan dianggap sebagai konsekuensi tumbuhnya pengguna jalan jauh yang lebih besar dibandingkan tersedianya jalan baru.
"Saya dapat membandingkannya dengan kondisi di luar negeri bahwa di kota-kota sekelas ibu kota memang kemacetan adalah keniscayaan," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




