Stres Kerja Perburuk Kesehatan Jantung
Jumat, 20 Juli 2012 | 13:32 WIB
Risiko kematian dini pada lelaki, sedangkan perempuan berisiko serangan jantung, stroke dan hipertensi.
Beban kerja tidak hanya membuat tubuh lelah dan stres, tetapi juga berdampak negatif pada jantung.
Sebuah penelitian baru menjelaskan, bahwa stres kerja dapat memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan jantung.
Anda harus mengetahui tanda-tanda stres karena bisa berbahaya bahkan berakibat fatal. Studi sebelumnya menunjukkan, bahwa lelaki dengan stres berat memiliki risiko tinggi kematian dini.
Sedangkan pada 67 persen perempuan dengan tekanan tinggi akibat pekerjaan berisiko serangan jantung, 38 persen sisanya mengalami stroke atau hipertensi.
Risiko ini lebih besar bila dibandingkan dengan perempuan yang bekerja tanpa tekanan. "Stres yang kita bicarakan di sini adalah stres yang melebihi kapasitas tubuh untuk mengelola atau beradaptasi dengan benar, " kata peneliti Dr Michelle Albert, dari Brigham dan Women's Hospital, Boston, Amerika Serikat.
Hasil penelitian ini diperkuat oleh penelitian sebelumnya yang menemukan adanya hubungan antara stres di tempat kerja pada implikasi bagi kesehatan.
Dalam studi ini, peneliti menggunakan data dari studi kesehatan perempuan yang melibatkan lebih dari 22 ribu perempuan yang bekerja di bidang kesehatan di AS, selama 10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa meskipun perempuan memiliki tingkat kontrol yang tinggi dalam bekerja, mereka masih berada dibawah tekanan.
Kondisi ini menyebabkan risiko pada masalah kesehatannya. Hal ini berbeda dengan temuan sebelumnya yang menyebutkan, bahwa kontrol dari pekerjaan membantu mengurangi stres.
Albert menegaskan, bahwa posisi tinggi seperti manajer dan eksekutif memiliki tekanan tinggi dalam pekerjaan mereka. Tekanan yang akan memengaruhi kesehatan jantung dan semua organ tubuh.
Beban kerja tidak hanya membuat tubuh lelah dan stres, tetapi juga berdampak negatif pada jantung.
Sebuah penelitian baru menjelaskan, bahwa stres kerja dapat memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan jantung.
Anda harus mengetahui tanda-tanda stres karena bisa berbahaya bahkan berakibat fatal. Studi sebelumnya menunjukkan, bahwa lelaki dengan stres berat memiliki risiko tinggi kematian dini.
Sedangkan pada 67 persen perempuan dengan tekanan tinggi akibat pekerjaan berisiko serangan jantung, 38 persen sisanya mengalami stroke atau hipertensi.
Risiko ini lebih besar bila dibandingkan dengan perempuan yang bekerja tanpa tekanan. "Stres yang kita bicarakan di sini adalah stres yang melebihi kapasitas tubuh untuk mengelola atau beradaptasi dengan benar, " kata peneliti Dr Michelle Albert, dari Brigham dan Women's Hospital, Boston, Amerika Serikat.
Hasil penelitian ini diperkuat oleh penelitian sebelumnya yang menemukan adanya hubungan antara stres di tempat kerja pada implikasi bagi kesehatan.
Dalam studi ini, peneliti menggunakan data dari studi kesehatan perempuan yang melibatkan lebih dari 22 ribu perempuan yang bekerja di bidang kesehatan di AS, selama 10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa meskipun perempuan memiliki tingkat kontrol yang tinggi dalam bekerja, mereka masih berada dibawah tekanan.
Kondisi ini menyebabkan risiko pada masalah kesehatannya. Hal ini berbeda dengan temuan sebelumnya yang menyebutkan, bahwa kontrol dari pekerjaan membantu mengurangi stres.
Albert menegaskan, bahwa posisi tinggi seperti manajer dan eksekutif memiliki tekanan tinggi dalam pekerjaan mereka. Tekanan yang akan memengaruhi kesehatan jantung dan semua organ tubuh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




