Jumlah ODP di Jatim Meningkat Signifikan

Senin, 23 Maret 2020 | 23:25 WIB
TR
FH
Penulis: Teguh L Rahmadi | Editor: FER
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya Sabtu (21/3/2020).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya Sabtu (21/3/2020). (Beritasatu Photo/Teguh L Rahmadi)

Surabaya, Beritasatu.com - Meskipun jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) tetap 41 orang, tetapi jumlah orang dalam pengawasan (ODP) meningkat signifikan.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, berdasarkan update kasus virus corona di Jatim hingga Senin (23/3/2020), terdapat 41 pasien positif, 125 PDP dan 1.405 ODP.

"Jumlah ODP mengalami kenaikan cukup signifikan. Sebelumnya, jumlah ODP 999 orang, naik menjadi 1.405 orang. Hal ini berarti ada kenaikan 406 orang," jelas Khofifah, saat menyampaikan update terbaru kasus Covid-19 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (23/3/2020) malam. 

Menurut Khofifah, kenaikan yang sama terjadi pada Penderita Dalam Pengawasan (PDP) dari 88 orang yang tercatat sampai Minggu malam, naik menjadi 125 orang. "Saya berharap, masyarakat di Jatim tidak menganggap sepele penyebaran Covid-19 ini," tegasnya.

Khofifah menyatakan bersyukur karena jumlah pasien yang positif Covid-19 masih sama dengan sehari sebelumnya, yakni 41 orang. Meskipun demikian, warga di provinsi ini diminta tetap waspada bahkan selalu membiasakan diri berpola hidup sehat dan bersih.

Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah yang positif Covid 19 di Jatim sebanyak 41 orang. Rinciannya 29 orang di Surabaya, 5 Malang, 3 Magetan, 3 Sidoarjo dan 1 orang tercatat di Blitar.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon