Tradisi Sambut Ramadan Peninggalan Wali Songo

Jumat, 20 Juli 2012 | 21:39 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Tradisi Drugdad di Cirebon Merupakan Warisan dari Wali Songo dalam menyambut datangnya bulan puasa
Tradisi Drugdad di Cirebon Merupakan Warisan dari Wali Songo dalam menyambut datangnya bulan puasa (Beritasatu TV/Canggih Akare)
Keraton Kasepuhan Cirebon masih setia menjalankan tradisi drugdad yang dilakukan H-1 puasa.

Berbagai macam cara dilakukan umat Islam di seluruh indonesia untuk menyambut bulan suci ramadhan.

Seperti yang dilakukan di lingkungan Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, yang memiliki tradisi unik yaitu tradisi drugdad atau menabuh bedug yang merupakan peninggalan Wali Songo sebagai tanda dimulainya puasa.

Tradisi drugdag adalah tradisi menabuh bedug untuk memperingati atau menyambut bulan suci ramadhan yang sudah dilakukan oleh para wali dalam menyiarkan agama Islam di Cirebon, Jawa Barat.

Sampai dengan saat ini, Keraton Kasepuhan Cirebon masih setia menjalankan tradisi drugdad yang dilakukan H-1 puasa atau tepatnya pada hari Jumat sore ini.

Tradisi drugdad dilakukan dengan memukul bedug di dalam masjid Keraton Kasepuhan sehabis salat Asar atau pada sore hari menjelang malam sebagai tanda bahwa esok hari kaum muslim akan shaum.

Uniknya, dalam hal menabuh drugdag atau bedug tak bisa dilakukan oleh sembarang orang, karena harus dilakukan oleh keturunan dari Keraton Kasepuhan.

Tradisi drugdad yang sudah dilakukan ratusan tahun ini, semata mata hanya untuk memperingati atau menyabut bulan suci ramadhan dan sekaligus memberitahu kepada warga sekitar keraton bahwa besok sudah akan memulai menjalankan ibadah puasa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon