ODP Corona, Sekretaris DPRD Muarojambi Meninggal di Rumah Sakit

Rabu, 25 Maret 2020 | 14:49 WIB
RS
JM
Penulis: Radesman Saragih | Editor: JEM
Grafis mencegah penularan virus corona.
Grafis mencegah penularan virus corona. (B1/Muhammad Reza)

Jambi, Beritasatu.com - Sekretaris DPRD Kabupaten Muarojambi, Dedi Susilo (53) yang masuk orang dalam pengawasan (ODP) virus corona atau Covid-19, meninggal di rumah sakit umum daerah (RSUD) Abdul Manap, Kota Jambi, Rabu (25/3/2020). Namun belum dipastikan apakah Dedi Susilo positif terinfeksi Covid-19 karena belum dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, Johansyah selaku juru bicara penanganan Covid-19 Provinsi Jambi di Jambi, Rabu (25/3/2020) menjelaskan, Dedi Susilo masuk dalam daftar tiga pasien ODP yang masuk RSUD Abdul Manap di Jambi, Selasa (24/3/2020) malam. Tetapi sebelum dilakukan pemeriksaan cairan tenggorokan, ODP tersebut meninggal.

"Berdasarkan diagnosa dokter RSUD Abdul Manap Kota Jambi, sekretaris DPRD Muarojambi tersebut meninggal akibat gagal jantung, susah bernafas, penurunan daya tahan tubuh dan mengarah ke stroke. Belum ada pemeriksaan apakah ODP tersebut positif terinfeksi corona," katanya.

Dijelaskan, sesuai laporan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Samsiran Halim, Selasa (23/3/2020) malam, ada tiga pasien terindikasi corona baru masuk di RSUD Abdul Manap Jambi. Dua orang di antaranya masuk daftar ODP dan seorang lagi pasien dalam pemantauan (PDP). Seorang ODP tersebut, pria berusia 53 tahun, yakni Sekretaris DPRD Muarojambi, Dedi Susilo.

Menurut Johansyah, tim penanganan Covid-19 Provinsi Jambi masih melakukan penelusuran adanya kemungkinan sekretaris DPRD Muarojambi tersebut terinfeksi virus corona seusai mendampingi anggota DPRD Muarojambi kunjungan kerja ke Yogyakarta pekan lalu.

"Tim Penangangan Covid-19 Provinsi Jambi masih melakukan pengumpulan informasi mengenai riwayat perjalanan sekretaris DPRD Muarojambi tersebut ke Yogyakarta. Berdasarkan informasi, ODP tersebut turut dalam kunjungan kerja dengan seluruh anggota DPRD Muaroambi ke Yogayakarta pekan lalu," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi, Afif mengatakan, hingga Rabu (25/3/2020) belum ada anggota DPRD Muarojambi yang melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta mengalami demam dan berobat ke rumah sakit.

"Namun seluruh anggota DPRD Muarojambi dan staf, termasuk Sekretaris DPRD Muarojambi, Dedi Susilo yang kunjungan kerja ke Yogyakarta, Senin–Kamis (16-20/3/2020) masuk ODP Dinas Kesehatan Muarojambi,"katanya. 



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon