IPW: Deputi Penindakan Terpilih Harus Bawa KPK Jadi Lebih Profesional dan Dipercaya Publik

Selasa, 7 April 2020 | 17:56 WIB
GG
B
Penulis: Gardi Gazarin | Editor: B1
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Deputi Penindakan KPK yang akan dipilih pimpinan lembaga anti rasuah pada 8 April 2020 haruslah figur yang loyal, cerdas, tangguh, dan teruji di lapangan. Sehingga diharapkan bisa membawa KPK pada penyelesaian kasus korupsi dengan profesional, modern, dan dipercaya publik.

Saat ini ada tiga figur dalam pengujian akhir untuk calon Deputi Penindakan KPK, yakni Wakil Kapolda DI Yogyakarta Brigjen Karyoto, Kepala Diklat Reserse Lemdiklat Polri Brigjen Agus Nugroho, dan Wakil Kapolda Sumatera Selatan Brigjen Rudi Setiawan.

"Indonesia Police Watch (IPW) menilai selama ini sebagai perwira Polri ketiganya memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas yang teruji. Selain itu, belum ada kasus negatif yang menyangkut ketiganya. Begitu juga laporan negatif tentang mereka belum pernah diterima IPW. Sebab itu IPW menilai peluang ketiganya sama-sama kuat untuk menjadi Deputi Penindakan KPK" ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane kepada Beritasatu.com di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Menurut Neta, sulit bagi pimpinan KPK untuk menentukan siapa dari ketiganya yang paling loyal, cerdas, reserse yang tangguh, dan teruji di lapangan. Namun dari ketiga figur itu IPW melihat ada dua figur yang sangat berpeluang, setidaknya bisa bersinergi dan bekerja sama secara solid dengan Ketua KPK Firli, yakni Brigjen Karyoto dan Brigjen Rudi Setiawan.

Karyoto misalnya pernah bertugas di KPK sehingga sangat paham tentang berbagai masalah di internal lembaga anti rasuah itu, termasuk siapa saja yang menjadi biang kerok di lembaga itu. Sementara Brigjen Rudi pernah menjadi wakilnya Firli di Polda Sumsel sehingga sangat paham tentang strategi, arah dan gaya maupun kinerja Ketua KPK tersebut, terutama dalam hal pemberantasan korupsi.

Terlepas dari hal itu, siapapun yang terpilih menjadi Deputi Penindakan KPK, tugas berat sudah menantinya, antara lain yang harus dihadapi adalah banyaknya tunggakan perkara yang harus segera diselesaikan, dan membangun soliditas di kalangan penyidik KPK.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon