PMI Buat Strategi Antisipasi Kelangkaan Stok Darah Saat Ramadan

Rabu, 25 Juli 2012 | 15:26 WIB
DK
FB
Penulis: Dessy Sagita/Teddy Kurniawan | Editor: FMB
Kegiatan donor darah di acara Nexcare Give, Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta, Sabtu (2/6).
Kegiatan donor darah di acara Nexcare Give, Grand Indonesia Shopping Town, Jakarta, Sabtu (2/6). (Nadia Felicia/ Beritasatu.com)
PMI melakukan penyesuaian jam pelayanan donor darah menjadi siang hingga malam selama bulan puasa.

Palang Merah Indonesia laksanakan berbagai strategi untuk mengantisipasi kelangkaan stok darah saat Ramadan.

Pengurus Bidang Kesehatan Donor Darah Rumah Sakit PMI, Farid Hussain, mengatakan data donasi se-Indonesia selama tahun 2011 menunjukkan, selama bulan puasa terjadi penurunan stok darah dari  182.594 kantong darah per bulannya menjadi 100.427 kantong darah di bulan puasa atau penurunan sebesar 50-60 persen.

"Kelangkaan darah biasanya terjadi pada minggu terakhir di bulan puasa, dikarenakan banyaknya pendonor yang mudik atau sudah fokus dengan liburan sehingga menunda jadwal donornya untuk dilakukan pasca liburan," kata Farid, Rabu (25/7).

Untuk mengatasi kebutuhan darah di bulan puasa, PMI menggiatkan kegiatan donor darah dengan menggalang berbagai instansi dan komunitas, terutama komunitas non muslim, dengan melakukan donor darah di gereja, vihara, dan di sekolah-sekolah non muslim. Salah satunya adalah Gereja Advent di Jalan MT Haryono Jakarta yang akan melakukan kegiatan donor darah pada Minggu (29/7) dengan target 800 pendonor.  

Sementara itu, PMI bekerjasama dengan pihak masjid untuk menggelar donor darah di sejumlah masjid pada sore hingga malam hari agar masyarakat dapat mendonorkan darah usai sholat tarawih.

Terkait dengan program Gerai Unit Donor Darah (UDD), PMI melakukan penyesuaian jam pelayanan donor darah menjadi siang hingga malam selama bulan puasa. Gerai UDD PMI yang biasanya dibuka pada pukul 11.00 hingga 18.00 diubah menjadi pukul 13.00 WIB sampai 20.00 WIB.

Hal ini dilakukan agar pendonor dapat melakukan donor darah menjelang jam buka puasa dan sehabis waktu berbuka. Gerai Donor Darah PMI berada di Mal Senayan City, Pusat Grosir Tanah Abang, dan Universitas Trisakti (Jakarta), Mal Metropolitan (Bekasi), Mal Tunjungan Plaza (Surabaya), serta Mal Mari Plaza dan Universitas Hasanuddin (Makassar).

Tidak hanya itu, sebagian besar Unit Donor Darah (UDD) PMI di Kabupaten/Kota dibuka selama 24 jam dengan memaksimalkan jumlah petugas di siang hingga malam hari.  

PMI mengoptimalkan mobil-mobil unit donor darah untuk beroperasi di sore hingga malam hari dengan mengunjungi pusat-pusat keramaian dan menargetkan 50 kantong darah setiap harinya.

Mobil unit donor darah juga telah dimobilisasi 2 bulan menjelang bulan puasa untuk jemput bola kepada pendonor sehingga pendonor lebih mudah menyumbangkan darahnya. Saat ini sudah 75 mobil unit donor darah tersebar ke UDD PMI di seluruh Indonesia.


Sejak menjalankan program gerai UDD dan mobil UDD, telah terjadi peningkatan jumlah pendonor di seluruh Indonesia yang tadinya berkisar 1,3% per tahun, menjadi 8% pertahun.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon