Sutradara Tiar Simorangkir Donasi Vitamin C untuk Penghuni Lapas

Rabu, 15 April 2020 | 20:21 WIB
DA
B
Penulis: Dina Fitri Anisa | Editor: B1
Produser sekaligus sutradara film Invisible Hope, Tiar Simorangkir, membagikan alat pelindung diri ke warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan, belum lama ini.
Produser sekaligus sutradara film Invisible Hope, Tiar Simorangkir, membagikan alat pelindung diri ke warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan, belum lama ini. (istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 datang menguji kesabaran, iman, dan kepedulian kepada sesama. Di balik ujian ini, terlihat banyak kepedulian masyarakat untuk saling menolong sesama. Namun nyatanya, masih ada golongan yang terlupakan, yaitu warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan).

Untung saja, seorang produser sekaligus sutradara film Invisible Hope, Tiar Simorangkir menaruh perhatian kepada mereka yang hampir tidak mempunyai daya untuk melindungi diri dari ganasnya virus Covid-19. Mereka sangat rentan karena hidup dalam sel penjara yang berdesak-desakan dengan makanan yang ala kadarnya, namun tidak memiliki alat pelindung diri (APD) yang memadai.

"Tidur berjejer seperti sarden dengan napas yang bercampur baur. Untuk yang mempunyai keluarga, saat ini tidak bisa diandalkan karena adanya larangan kunjungan. Belum lagi stres yang meningkat karena tidak bertemu keluarga, terutama anak-anak mereka," jelas Tiar, seperti dalam rilis yang diterma Beritasatu.com, Rabu (15/4/2020).

Ia mengatakan, meski pihak lapas dan rutan sudah menyediakan fasilitas video call, tetapi masih jauh dari memadai. Belum lagi jika pihak keluarga di luar penjara tidak mempunyai fasilitas tersebut atau tidak tahu cara penggunaannya alias gaptek. Semua itu dapat membuat ketahanan tubuh orang dalam tahanan menurun dan menjadi rentan terhadap penyakit.

"Berita baiknya adalah saat ini tidak ada yang positif di dalam lapas, tetapi begitu ada yang positif, satu orang saja, saya tidak bisa bayangkan berapa banyak yang akan menjadi korban dalam penjara," lanjut Tiar.

Oleh karena itu melalui komunitas film yang ia dirikan, Lam Horas Production, ia berdonasi vitamin C untuk kurang lebih 400 WBP dan 100 petugas di Lapas Pondok Bambu, dan kurang lebih 600 WBP dan 100 petugas di Rutan Pondok Bambu.

Selain vitamin ada juga bantuan bagi WBP hamil dan anak-anak bayi berupa susu formula bayi, makanan bayi, pakaian bayi, sabun mandi bayi, popok, dan susu formula ibu hamil. Bantuan yang disampaikan tersebut berasal dari para donatur yang dikumpulkan oleh Lam Horas Production.

"Kami dapat merasakan bagaimana ketidakberdayaan teman-teman perempuan dalam menghadapi pandemik ini, terutama WBP hamil dan anak bayi," demikian ungkap Tiar.

Lam Horas Production masih akan terus melanjutkan fundrising supaya dapat memberikan bantuan secara berkelanjutan. Mereka juga berencana  memberikan bantuan ke lapas di Tangerang, Bogor, dan Bandung.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon