Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri Parekraf

Kamis, 16 April 2020 | 14:57 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Ilustrasi kampanye pencegahan
Ilustrasi kampanye pencegahan "corona". (AFP)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan, saat ini pemerintah sedang menggodok stimulus insentif untuk industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19.

"Terkait realokasi anggaran Kementerian Parekraf, kita akan lakukan berbagai program yang sifatnya padat karya. Ini nanti kita akan eksplore lebih lanjut bersama kementerian-kementerian terkait, termasuk soal stimulus ekonomi untuk industri parekraf agar bisa bertahan melalui situasi yang saat ini terjadi," kata Wishutama seusai mengikuti ratas tentang mitigasi dampak Covid-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan Presiden Joko Widodo melalui video conference dari Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Diungkapkannya, dalam ratas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Parekraf dan kementerian terkait untuk mengkaji berbagai macam kebijakan sebagai stimulus dan insentif untuk membantu perusahaan di sektor parekraf.

Namun, untuk mendapatkan insentif tersebut ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku industri di sektor tersebut. Seperti, perusahaan atau usaha yang bergerak di sektor parekraf harus tetap membayarkan gaji kepada karyawan, baik yang tetap bekerja maupun dirumahkan serta tetap memberikan tunjangan hari raya (THR).

"Dengan syarat-syarat, misalnya membayar gaji saat dirumahkan, atau membayar gaji pegawai yang bekerja, tidak melakukan HK, tetap memberikan THR, dan sebagainya. Ada kebijakan-kebijakan tertentu untuk membantu perusahaan atau usaha di sektor parekraf agar bisa melakukan hal-hal tersebut," terang Wishutama.

Pemberian stimulus tersebut, menurutnya sedang dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan (Kemkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Sehingga ada napas untuk perusahaan untuk gaji karyawan dan memberikan THR. Memang dalam waktu dekat, setelah pascacovid-19 berakhir, tren pariwisata, style-nya akan berubah. Ini menurut saya juga harus diantisipasi," jelas Wishutama.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan memanfaatkan program kartu prakerja dan juga bantuan sosial dari Kementerian Sosial untuk membantu sektor-sektor yang terdampak Covid-19.

"Khusus untuk pekerja ekonomi kreatif dan seni, kita bekerja sama dengan Kementerian Sosial untuk memberikan bansos secara langsung. Ini juga sedang dalam perencanaan agar lebih tepat sasaran. Di ratas minggu lalu Bapak Presiden mengarahkan ke Kemensos, jadi bantuan tunai langsung, tapi nilai uang tetap sama [dengan kartu prakerja]," paparnya.

Wishutama menerangkan di Indonesia ada lebih dari 13 juta pekerja di sektor pariwisata. Di luar itu, Indonesia juga memiliki sangat banyak pekerja yang sektornya bergantung pada pariwisata.

"Ini makanya Bapak Presiden sangat concern ke teman-teman pariwisata dan ekonomi kreatif. Sekarang ini ekonomi kreatif banyak terhambat, pekerja film, tari, yang harus kita pikirkan," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, setiap penerima kartu prakerja menadapatkan insentif senilai Rp 1 juta yang merupakan bantuan biaya pelatihan kompetensi dan keterampilan pekerja. Pemegang kartu juga mendapatkan bantuan yang diberikan pascapelatihan senilai Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi optimistis kondisi tersebut akan hanya sampai pada akhir tahun ini, seiring dengan selesainya wabah Covid-19 di Tanah Air yang juga diharapkan pada akhir tahun ini.

Ia memprediksi sektor pariwisata akan kembali meningkat dan menjadi primadona pada tahun 2021.

"Saya meyakini, ini hanya sampai pada akhir tahun. Tahun depan akan terjadi booming di bidang pariwisata," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon