Didi Kempot Bahagia Dicintai Milenial
Selasa, 5 Mei 2020 | 17:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Siapa bilang kaum milenial anti dengan lagu-lagu bernuansa tradisi? Buktinya, beberapa tahun belakangan ini, musik campursari garapan maestro Didi Kempot menjadi tren tersendiri di tengah maraknya konser musik di Ibukota. Atas antusiasme tersebut, pria yang memiliki nama lengkap Dionisius Prasetyo merasa bahagia karena mendapat cinta dari kalangan muda.
"Ini adalah suatu kebanggan buat seniman musisi daerah. Saya kagum saat anak-anak muda, tidak malu lagi menyanyikan tembang-tembang tradisional. Banyak yang nyanyi di depan saya sampai nangis-nangis, dan yang enggak hapal mereka tetap mencoba untuk membaca teks yang ada di tangannya," terangnya saat dijumpai SP, di jumpa pers konser "Ambyar Tak Jogeti", beberapa waktu lalu.
Baginya, titik puncak ketenaran yang ia dapatkan saat ini adalah buah manis dari kerja kerasnya di dunia musik tradisi selama 30 tahun. Pria yang mendapat julukan "The Godfather of Broken Heart" ini telah menciptakan sekitar 800 lagu bernuansa tradisi.
"Saya ingin terus mempertahankan budaya tradisional dan akhirnya sekarang sudah banyak yang peduli. Semoga makin banyak musisi daerah yang juga terangkat," jelasnya.
Meskipun karya-karya yang ia tulis selalu bernuansa lara, tapi ia tak menampik bahwa hampir seluruh lagunya dapat membuat badan berdendang. Dari karya-karyanya tersebut, Didi Kempot pun menitip pesan bahwa, "Patah hati iku dijogeti, ra perlu ditangisi." (Patah hati itu dibawa joget saja, tak usah ditangisi, red).
Sad Boys dan Sad Girls adalah sebutan bagi sobat ambyar atau penggemarnya yang tengah dilimbung urusan percintaan. Sebelum berencana untuk menggelar konser akbar "Ambyar Tak Jogeti" di Gelora Bung Karno (GBK), ia pernah menggelar, "Konanga Concert" di Live Space, SCBD pada September 2019 lalu. Sebanyak 2.500 tiket ludes dibeli oleh kalangan milenial.
Untuk itu, dirinya pun berharap bahwa konser besar selanjutnya akan berlangsung lebih meriah. Pasalnya, konser yang direncanakan akan mencetak rekor sebagai konser penyanyi tradisi dengan penonton terbesar di Indonesia ini akan membawa sederet penyanyi daerah seperti, Victor Hutabarat dan Yopie Latul.
"Buat smua Kempoters seluruh Indonesia, sad boys dan juga sad girls, saya harap kalian bisa membut sesuatu yang membanggakan. Penuhilah GBK, dan tonton konser ini tanpa keributan. Habis konser ini, saya akan kembali semangat lagi. Agar anak-anak muda semakin mencintai budaya di negara Republik Indonesia ini," harapnya tinggi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




