Ahmad Sahroni Tekankan Pentingnya Pembinaan Polisi Muda

Jumat, 15 Mei 2020 | 15:54 WIB
CP
B
Penulis: Carlos KY Paath | Editor: B1
Ahmad Sahroni
Ahmad Sahroni (ANTARA)

Jakarta, Beritasatu.com - Belum lama ini beredar di media sosial sebuah video yang menampilkan seorang polisi muda dengan membawa senjata sembari berkata "pacar mu ganteng, kaya?", sambil mengokang senjata dinasnya.

Hal ini kemudian menjadi perhatian publik setelah videonya diunggah di Twitter oleh akun Twitter @kapnsarjana dengan ditambah tulisan berbunyi "Mohon untuk bpk @DivHumas_Polri kasih tau anak didik njenengan pak, tidak usah sombong sama rakyat, anak didik, juga kalian digaji oleh uang pajak rakyat".

Polisi yang ada di video tersebut kemudian melaporkan akun tersebut ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Belakangan diketahui bahwa sosok polisi dalam video tersebut berinisial Bripda GAP dan merupakan seoarang anggota Unit 1 Subditgasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai sangat disayangkan jika cuitan tersebut sampai harus dilaporkan. "Ngapain sih lapor-lapor? Itukan hanya postingan biasa saja, polisi juga jangan anti kritik. Lagipula memang senjata itu tanggungjawabnya besar, bukan cuma untuk keren-kerenan atau ganteng-gantengan," kata Sahroni kepada wartawan Jumat (15/5/2020).

Sahroni juga menyoroti pentingnya pembinaan pada polisi-polisi muda agar lebih bijak dalam menggunakan senjata. Menurut Sahroni, lembaga kepolisian harus menekankan pada para jajarannya bahwa senjata merupakan alat menjaga ketertiban, bukan untuk menyebabkan kegaduhan.

"Polisi juga harus bijak dalam menggunakan senjata, bukan untuk dipakai untuk gagah-gagahan di depan publik, walaupun hanya bercanda. Harus ada pembinaan di kalangan polisi soal ini, kan pamer-pamer gitu enggak ada keren-kerennya," tegas Sahroni.

Sahroni mengingatkan bahwa sebagai polisi muda, seharusnya mereka dapat menjadi teladan di masyarakat dan menghindari terciptanya kegaduhan yang tidak perlu.

"Polisi muda itu harusnya menjadi panutan untuk masyarakat, bukan membuat kegaduhan dengan menyalahgunakan senjata dinasnya. Saya juga meminta kepada Polri agar hal seperti ini tidak terjadi lagi," ucap politisi Partai Nasdem tersebut.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon