Pasokan Senjata

Obama Perintahkan Dukung Pemberontak Suriah

Kamis, 2 Agustus 2012 | 13:53 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Presiden Amerika Serikat Barack Obama
Presiden Amerika Serikat Barack Obama (EPA)
Pusat komando rahasia itu dikendalikan oleh Turki dan sekutu

Presiden Amerika Serikat Barack Obama menandatangani secara rahasia perintah dukungan terhadap pemberontak di Suriah, yang bertujuan untuk menyingkirkan Presiden Bashar al-Assad.

Perintah Obama ini dikeluarkan awal tahun, dan dijadikan pintu bagi dinas intelijen CIA dan agen rahasia lainnya untuk memberikan dukungan, terhadap pemberontah untuk menyingkirkan Assad.

Kabar ini, meskipun tidak menunjukkan dampak kuat, memberikan kejelasan posisi Amerika Serikat mengenai dukungan senjata terhadap lawan Assad.

Bulan lalu Amerika Serikat juga mendesak PBB untuk menjatuhkan sanksi lebih keras kepada Damaskus.

Namun saat ini, sepertinya Amerika Serikat menghentikan dukungan senjata mematikan kepada pemberontak. Hal yang sama dilakukan sekutu dekatnya.

Dukungan senjata itu, nampaknya dihentikan karena Amerika Serikat dan Eropa tidak melihat ada perkembangan di Suriah, terkait dengan dukungan senjata itu.

Kapan tepatnya Obama menandatangani perintah rahasia itu, tidak dapat dipastikan. Demikian pula dengan dukungan klandestin CIA masih belum jelas.

Juru bicara Gedung Putih Tommy Vietor menolak berkomentar.

Sumber di pemerintahan Amerika Serikat mengatakan pusat komando rahasia itu dikendalikan oleh Turki dan sekutu.

Pekan lalu Reuters memberitakan bahwa bersama Arab Saudi dan Qatar, Turki membuat markas rahasia dekat perbatasan Suriah, bertugas membantu langsung musuh-musuh Assad.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon