Sejumlah Rumah Sakit di Bengkulu Segera Buka Pelayanan Umum
Rabu, 3 Juni 2020 | 18:36 WIB
Bengkulu, Beritasatu.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, sejumlah rumah sakit di daerah ini segera membuka kembali pelayanan umum, menyusul dalam sepekan ini tidak ada penambahan kasus positif virus corona atau Covid-19.
"Kita berharap tidak ada penambahan lagi kasus positif Covid-19 di Bengkulu, sehingga sejumlah rumah sakit umum (RSU) kabupaten dan kota, termasuk RSUD Yunus segera kembali membuka pelayanan umum," kata Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni, di Bengkulu, Rabu (3/6/2020).
Ia mengatakan, selain pasien positif Covid-19 tidak bertambah juga pasien yang menjalani perawatan di RS terus berkurang, termasuk di RSUD Yunus Bengkulu. Dengan demikian, sekitar 50 persen dari 50 tempat tidur yang dipersiapkan untuk pasien Covid-19 di RSU Yunus Bengkulu, dalam keadaan kosong.
"Kita sangat senang jumlah pasien Covid-19 di Bengkulu, yang sembuh terus bertambah. Pekan ini saja sudah bertambah tiga pasien Covid-19 yang sembuh, sehingga jumlahnya menjadi 25 orang. Kita berharap pasien sembuh terus bertambah setiap hari dan kasus positif tetap zero alias tidak ada penambahan," ujarnya.
Meski jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit tinggal 12 orang, tetapi RSUD Yunus Bengkulu, tetap fokus pada pelayanan pasien yang diakibatkan virus corona ini. Sebab, RSUD Yunus Bengkulu merupakan rujukan pasien Covid-19.
Karena itu, meski jumlah pasien Covid-19 yang dirawat terus berkurang, tapi RSU terbesar di Bengkulu, tetap fokus melayani pasien corona. Namun, jika kasus Covid-19 tidak bertambah dari yang ada sekarang sebanyak 92 kasus, maka RSU ini segera membuka pelayanan umum.
Demikian halnya dengan rumah sakit kabupaten di Bengkulu, jika kasus Covid-19 terus melandai, maka pelayanan umum segera dibuka dalam waktu dekat. Namun, dalam pelayanannya tetap mengedepankan protokol kesehatan.
Untuk mengantisipasi tidak bertambahnya kasus Covid-19 di Bengkulu, Satgas Covid-19 daerah ini terus melakukan razia masker di pasar tradisional, pasar modern, fasilitas umum, objek wisata dengan melibatkan anggota Kepolisian, TNI, dan Satpol PP setempat.
Bagi warga yang tertangkap tangan tidak menggunakan masker langsung diberikan teguran dan dipakaikan masker oleh anggota Satgas Covid-19 Bengkulu. Hal ini dilakukan agar warga Bengkulu terbiasa memakai masker saat berada di luar rumah.
Selain itum warga juga terus menerus diimbau agar menerapkan jaga jarak atau physical distancing saat berinterkasi dengan orang lain, menghindari kerumunan orang banyak dan membiasakan mencuci tangan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.
"Jika hal ini dapat diterapkan dengan baik oleh masyarakat, maka penambahan kasus Covid-19 di Bengkulu, dapat dikendalikan dengan baik, sehingga penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal di Bengkulu, dapat dilaksanakan dalam waktu dekat," demikian Herwan Antoni.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




