Kalibata
Istri Fraksi Demokrat Sebar Bingkisan Sahur ke Terminal dan Stasiun
Sabtu, 4 Agustus 2012 | 13:20 WIB
Tidak dimaknai negatif apalagi bila dikait-kaitkan dengan politik
Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, para istri anggota DPR yang tergabung dalam Persaudaraan Istri Anggota Fraksi Partai Demokrat (PIA FPD DPR- RI), menggelar acara sahur on the road di beberapa wilayah di Jakarta Timur, Sabtu (4/8) dini hari.
Ketua PIA FPD Ilah Holilah, bersama puluhan istri anggota dewan lainnya, berangkat dari rumah anggota DPR Kalibata, dan menyebar ke beberapa titik secara bersamaan.
"Sahur on the Road ini, didasari pada niat untuk mendapatkan kemuliaan Ramadhan dengan berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu," papar Ilah dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (5/8) dini hari.
PIA FPD dalam kesempatan itu membagikan 1.000 boks makanan sahur. Sasaran utama yang dibagi adalah masyarakat di sekitar stasiun Kalibata, pembuangan sampah Kalibata, pasar Tebet, terminal Manggarai, Terminal Kampung Melayu, Stasiun Jatinegara, dan kolong Jembatan Kampung Melayu.
Sebelum membagikan makanan, mereka melakukan dialog singkat dengan kelompok masyarakat yang ditemui.
Lokasi pertama adalah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, di dekat Stasiun Kalibata, Jakarta Selatan.
Sejumlah pemulung sedang asyik memanggang ubi dan pisang, ketika rombongan ibu-ibu PIA FPD mendatangi mereka.
Mereka langsung berdiri, beberapa diantaranya masih agak kaget. Namun wajah itu langsung berangsur tenang begitu melihat yang mendatangi mereka, adalah ibu-ibu berpakaian atasan putih dan celana biru.
"Kaget juga sih didatangi. Soalnya gak pernah alami seperti ini. Ya senang banget dikasih gini," kata Otong, salah seorang pemulung sampah yang menerima bingkisan sahur.
Perjalanan lalu dilanjutkan ke halte depan stasiun kereta api Kalibata, dimana puluhan tukang ojek menerima bingkisan sahur.
Berikutnya adalah para pedagang di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, yang langsung mengerumuni rombongan ibu-ibu PIA FPD.
"Jarang-jarang kami diperhatikan seperti ini. Ya bersyukur banget," tutur Pak Woko, salah seorang pedagang yang menerima bingkisan sahur.
Yang paling heboh adalah anak-anak jalanan di Pasar Manggarai, Jakarta Selatan. Anak-anak itu berteriak-teriak kegirangan ketika akan menerima bingkisan sahur.
Anak-anak itu pun tertib saat diminta antri menerima bingkisan makanan satu-persatu.
Ketika ditanyai soal berpuasa, dengan polos mereka mengaku jarang, bahkan ada yang menyebut tak pernah berpuasa. Sebagian yang rajin berpuasa dengan bangga mengatakan kalau dirinya berpuasa.
Ririn Rosyid Hidayat, istri anggota Komisi IV DPR dari PD, lalu mengajak anak-anak jalanan itu berjanji untuk mencoba berpuasa penuh setelah memakan makanan sahur itu.
"Mau kan mencoba berpuasa penuh setelah makan sahur nanti?" tanya Ririn.
"Mau Bu, mau," ujar anak-anak itu berbarengan.
Ilah Holilah, yang merupakan istri Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Saan Mustopa, menyebut kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian para istri anggota Fraksi Partai Demokrat kepada rakyat.
"Dengan acara sahur ini kami mencoba mempererat persaudaraan dan kebersamaan diantara kita," tambah Ilah.
Dia melanjutkan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tahunan yang mereka laksanakan.
"Ini murni kegiatan sosial. Kami berharap tidak dikaitkan dengan dunia politik," tambah Ilah.
Pekan lalu, PIA FPD melakukan acara buka puasa bersama 200 anak jalanan di Jatinegara.
Sebelum Ramadhan ini berakhir, PIA FPD juga akan menyelenggarakan bazaar sembako murah di wilayah Depok dan Bogor.
PIA FPD memang aktif melakukan berbagai kegiatan sosial seperti pengobatan gratis di Karawang pada pertengahan Juni lalu.
Selain pengobatan gratis, PIA Fraksi Partai Demokrat, tutur Ilah, telah menggelar sederet kegiatan sosial di sejumlah daerah, seperti pengobatan gratis di Tangerang, sunatan massal di Kalibata, memberikan bantuan terhadap korban kebakaran di Jakarta, bakti sosial terhadap korban bencana Merapi di Yogyakarta, bantuan untuk korban banjir di Kampung Melayu.
Menanggapi kegiatan tersebut, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR-RI Saan Mustopa, mengatakan berbagai kegiatan PIA merupakan bentuk komitmen kader-kader Partai Demokrat, untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.
Saan mengutip amanat Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, yang meminta kepada seluruh kader dan elemen partai supaya lebih berkonsentrasi bekerja dan berbuat untuk masyarakat.
"Pimpinan fraksi sangat mendukung berbagai upaya positif yang dilakukan para istri anggota dewan. Apalagi berbagai acara di bulan Ramadhan ini upaya menjaga hubungan dan kedekatan elemen partai dengan masyarakat," ujar Saan.
Namun, Saan meminta agar berbagai kegiatan mulia PIA selama bulan puasa ini tidak dimaknai negatif apalagi bila dikait-kaitkan dengan politik seperti pelaksanaan pilkada DKI ataupun persiapan pemilu 2014.
"Sama sekali kegiatan ini tidak ada kaitan dengan pilkada DKI ataupun pemilu," ujarnya.
Wakil Sekjen Partai Demokrat itu mengatakan, lebih banyak kerja-kerja sosial yang dilakukan setiap partai politik tentunya akan membawa dampak yang positif.
"Apakah dengan kerja-kerja sosial seperti ini akan berdampak positif nantinya bagi Partai Demokrat, kami kembalikan penilaian itu kepada masyarakat," ucapnya.
Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, para istri anggota DPR yang tergabung dalam Persaudaraan Istri Anggota Fraksi Partai Demokrat (PIA FPD DPR- RI), menggelar acara sahur on the road di beberapa wilayah di Jakarta Timur, Sabtu (4/8) dini hari.
Ketua PIA FPD Ilah Holilah, bersama puluhan istri anggota dewan lainnya, berangkat dari rumah anggota DPR Kalibata, dan menyebar ke beberapa titik secara bersamaan.
"Sahur on the Road ini, didasari pada niat untuk mendapatkan kemuliaan Ramadhan dengan berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu," papar Ilah dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (5/8) dini hari.
PIA FPD dalam kesempatan itu membagikan 1.000 boks makanan sahur. Sasaran utama yang dibagi adalah masyarakat di sekitar stasiun Kalibata, pembuangan sampah Kalibata, pasar Tebet, terminal Manggarai, Terminal Kampung Melayu, Stasiun Jatinegara, dan kolong Jembatan Kampung Melayu.
Sebelum membagikan makanan, mereka melakukan dialog singkat dengan kelompok masyarakat yang ditemui.
Lokasi pertama adalah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, di dekat Stasiun Kalibata, Jakarta Selatan.
Sejumlah pemulung sedang asyik memanggang ubi dan pisang, ketika rombongan ibu-ibu PIA FPD mendatangi mereka.
Mereka langsung berdiri, beberapa diantaranya masih agak kaget. Namun wajah itu langsung berangsur tenang begitu melihat yang mendatangi mereka, adalah ibu-ibu berpakaian atasan putih dan celana biru.
"Kaget juga sih didatangi. Soalnya gak pernah alami seperti ini. Ya senang banget dikasih gini," kata Otong, salah seorang pemulung sampah yang menerima bingkisan sahur.
Perjalanan lalu dilanjutkan ke halte depan stasiun kereta api Kalibata, dimana puluhan tukang ojek menerima bingkisan sahur.
Berikutnya adalah para pedagang di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, yang langsung mengerumuni rombongan ibu-ibu PIA FPD.
"Jarang-jarang kami diperhatikan seperti ini. Ya bersyukur banget," tutur Pak Woko, salah seorang pedagang yang menerima bingkisan sahur.
Yang paling heboh adalah anak-anak jalanan di Pasar Manggarai, Jakarta Selatan. Anak-anak itu berteriak-teriak kegirangan ketika akan menerima bingkisan sahur.
Anak-anak itu pun tertib saat diminta antri menerima bingkisan makanan satu-persatu.
Ketika ditanyai soal berpuasa, dengan polos mereka mengaku jarang, bahkan ada yang menyebut tak pernah berpuasa. Sebagian yang rajin berpuasa dengan bangga mengatakan kalau dirinya berpuasa.
Ririn Rosyid Hidayat, istri anggota Komisi IV DPR dari PD, lalu mengajak anak-anak jalanan itu berjanji untuk mencoba berpuasa penuh setelah memakan makanan sahur itu.
"Mau kan mencoba berpuasa penuh setelah makan sahur nanti?" tanya Ririn.
"Mau Bu, mau," ujar anak-anak itu berbarengan.
Ilah Holilah, yang merupakan istri Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Saan Mustopa, menyebut kegiatan sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian para istri anggota Fraksi Partai Demokrat kepada rakyat.
"Dengan acara sahur ini kami mencoba mempererat persaudaraan dan kebersamaan diantara kita," tambah Ilah.
Dia melanjutkan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tahunan yang mereka laksanakan.
"Ini murni kegiatan sosial. Kami berharap tidak dikaitkan dengan dunia politik," tambah Ilah.
Pekan lalu, PIA FPD melakukan acara buka puasa bersama 200 anak jalanan di Jatinegara.
Sebelum Ramadhan ini berakhir, PIA FPD juga akan menyelenggarakan bazaar sembako murah di wilayah Depok dan Bogor.
PIA FPD memang aktif melakukan berbagai kegiatan sosial seperti pengobatan gratis di Karawang pada pertengahan Juni lalu.
Selain pengobatan gratis, PIA Fraksi Partai Demokrat, tutur Ilah, telah menggelar sederet kegiatan sosial di sejumlah daerah, seperti pengobatan gratis di Tangerang, sunatan massal di Kalibata, memberikan bantuan terhadap korban kebakaran di Jakarta, bakti sosial terhadap korban bencana Merapi di Yogyakarta, bantuan untuk korban banjir di Kampung Melayu.
Menanggapi kegiatan tersebut, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR-RI Saan Mustopa, mengatakan berbagai kegiatan PIA merupakan bentuk komitmen kader-kader Partai Demokrat, untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.
Saan mengutip amanat Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, yang meminta kepada seluruh kader dan elemen partai supaya lebih berkonsentrasi bekerja dan berbuat untuk masyarakat.
"Pimpinan fraksi sangat mendukung berbagai upaya positif yang dilakukan para istri anggota dewan. Apalagi berbagai acara di bulan Ramadhan ini upaya menjaga hubungan dan kedekatan elemen partai dengan masyarakat," ujar Saan.
Namun, Saan meminta agar berbagai kegiatan mulia PIA selama bulan puasa ini tidak dimaknai negatif apalagi bila dikait-kaitkan dengan politik seperti pelaksanaan pilkada DKI ataupun persiapan pemilu 2014.
"Sama sekali kegiatan ini tidak ada kaitan dengan pilkada DKI ataupun pemilu," ujarnya.
Wakil Sekjen Partai Demokrat itu mengatakan, lebih banyak kerja-kerja sosial yang dilakukan setiap partai politik tentunya akan membawa dampak yang positif.
"Apakah dengan kerja-kerja sosial seperti ini akan berdampak positif nantinya bagi Partai Demokrat, kami kembalikan penilaian itu kepada masyarakat," ucapnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




