Pondok Pesantren Siapkan Protokol Kesehatan New Normal
Selasa, 9 Juni 2020 | 17:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Imbauan pemerintah dalam mempersiapkan protokol untuk menyambut kebiasaan baru tengah diupayakan oleh pondok pesantren (Ponpes) yang ada di beberapa wilayah Indonesia. Pimpinan Ponpes Al-Falah Ploso Kediri, Ma'mun Mahfud mengatakan, pihaknya telah menambah ruang kelas dan fasilitas penunjang seperti ruang isolasi. Sebab Juli 2020 mendatang para santri dijadwalkan mulai kembali ke ponpes.
"Kami terus persiapan. Rencananya Juli baru ada tahap pertama kedatangan santri. Dua bulan awal itu, Juli sampai Agustus, kita terus kerja sama dengan Gugus Tugas daerah," jelas Ma'mun dalam telekoferensi di BNPB, Selasa (9/6/2020).
Kemudian untuk para santri dan tenaga pengajar, pihak Ponpes terus menyosialisasikan gambaran pembelajaran pada Juli mendatang. Ma'mun juga menjelaskan, ketika Ponpes dibuka, maka akan ada beberapa protokol yang harus dilewati.
"Proses di Ponpes ada tes kesehatan, sekarang kita minta semua isolasi diri dulu di rumah. Nanti sampai di pondok ada rapid test, kita siapkan ruang isolasi. Sampai di pondok kita isolasi satu minggu, yang ada gejala kita isolasi dua minggu," tutur Ma'mun.
Dirinya pun paham betul, untuk menerapkan protokol kenormalan baru ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun dia yakin guru, santri, serta orang tua akan memahami dan menyesuaikan diri.
"Kami terus sosialisasikan gambarannya. Ini sulit, tetapi terus kita lakukan. Guru sudah dipanggil bagaimana kebiasan baru itu nanti diterapkan. Insyaallah kita siap untuk menjalankan pendidikan dan kami terus koordinasi dengan semua pihak," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




