Olimpiade: Lemparkan Botol ke Trek Lari, Seorang Lelaki Ditahan
Senin, 6 Agustus 2012 | 11:40 WIB
Lelaki tak dikenal itu sebelumnya meneriakkan caci-maki sebelum akhirnya melemparkan botol ke trek sebelum final sprint 100 meter Olimpiade London 2012 dimulai.
Final lari 100 meter itu sendiri akhirnya dimenangkan oleh sprinter asal Jamaika, Usain Bolt.
Sontak pihak keamanan segera menangkap lelaki itu karena dianggap telah menganggu keamanan dan ketertiban.
Berbicara setelah lomba usai, sprinter AS Justin Gatlin yang memenangkan medali perunggu mengaku kalau ia sempat merasa terganggu atas aksi lelaki itu.
"Aad sedikit gangguan kecil, dan aku tak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Saat Anda berada di garis start dan ketika itu seluruh stadion begitu sunyi senyap, maka Anda bisa mendengar bunyi jatuhnya pin," ujar Bolt.
Kendati begitu menurut Bolt ia sama sekali tak mengetahui soal insiden itu karena tengah memfokuskan diri untuk melakukan start.
"Tidak, aku tetap mendengar (bunyi botol yang jatuh). Tapi aku tahu siapa yang telah melakukannya," imbuh Bolt.
Sementara itu sprinter asal Jamaica Yohan Blake yang meraih medali perak menyatakan hal yang sama.
"Aku begitu memfokuskan diri sehingga aku tak melihat apapun. Aku hanya berusaha fokus untuk berlari saja," tegas Blake.
Uniknya si pelempar botol mendapat bogem mentah dari juara dunia Judo asal Belanda Edith Bosch yang ada di dekatnya.
"Seorang penonton yang mabuk melemparkan botol ke trek! Aku sudah memukulnya…. Amat tak bisa dipercaya," kata Bosch lewat akun @edithbosch.
Untungnya tak ada seorang pun yang mengalami cedera karena insiden itu dan syukurnya final sprint 100 meter itu tak mengalami gangguan sama sekali seperti diungkapkan oleh pihak kepolisian.
Saat ini tersangka tengah ditahan polisi di stasiun polisi London Timur dengan tuduhan telah melakukan gangguan bagi ketentraman umum.
Final lari 100 meter itu sendiri akhirnya dimenangkan oleh sprinter asal Jamaika, Usain Bolt.
Sontak pihak keamanan segera menangkap lelaki itu karena dianggap telah menganggu keamanan dan ketertiban.
Berbicara setelah lomba usai, sprinter AS Justin Gatlin yang memenangkan medali perunggu mengaku kalau ia sempat merasa terganggu atas aksi lelaki itu.
"Aad sedikit gangguan kecil, dan aku tak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Saat Anda berada di garis start dan ketika itu seluruh stadion begitu sunyi senyap, maka Anda bisa mendengar bunyi jatuhnya pin," ujar Bolt.
Kendati begitu menurut Bolt ia sama sekali tak mengetahui soal insiden itu karena tengah memfokuskan diri untuk melakukan start.
"Tidak, aku tetap mendengar (bunyi botol yang jatuh). Tapi aku tahu siapa yang telah melakukannya," imbuh Bolt.
Sementara itu sprinter asal Jamaica Yohan Blake yang meraih medali perak menyatakan hal yang sama.
"Aku begitu memfokuskan diri sehingga aku tak melihat apapun. Aku hanya berusaha fokus untuk berlari saja," tegas Blake.
Uniknya si pelempar botol mendapat bogem mentah dari juara dunia Judo asal Belanda Edith Bosch yang ada di dekatnya.
"Seorang penonton yang mabuk melemparkan botol ke trek! Aku sudah memukulnya…. Amat tak bisa dipercaya," kata Bosch lewat akun @edithbosch.
Untungnya tak ada seorang pun yang mengalami cedera karena insiden itu dan syukurnya final sprint 100 meter itu tak mengalami gangguan sama sekali seperti diungkapkan oleh pihak kepolisian.
Saat ini tersangka tengah ditahan polisi di stasiun polisi London Timur dengan tuduhan telah melakukan gangguan bagi ketentraman umum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




