15 Finalis Lomba Busana Muslim Tampilkan Karya di IIFF
Selasa, 7 Agustus 2012 | 10:04 WIB
Untuk kriteria penjurian meliputi unsur orisinalitas sesuai syariah, mencerminkan kreativitas, kesesuaian tema, berdaya pakai, dan berdaya jual.
Lomba Rancang Busana Muslim (LRBM) 2012 secara resmi tengah digelar. Sebanyak 15 finalis siap bertarung di malam grand final yang akan dilangsungkan di Mal Gandaria City, Jakarta, Jumat mendatang (10/8).
"Tahun ini, tema yang diangkat Global Ethnic untuk mengangkat potensi budaya lokal melalui rancangan busana muslim yang memiliki kualitas dan cita rasa internasional," ujar Jetty R Hadi, panitia LRBM 2012, sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah Noor di Jakarta, Senin (6/8).
Para finalis tersebut adalah Melati Liana Sari, Dek Sadhu Rindu, Sauzan Pratiwi, Sybil Yusrina Putri, Andriani Ayu, Fadlun, Keniaby Fauzia, de Nurhasanah, Ange Angrainy, Lastriana Siti Awaliyah, Siti Bunga Firdausi, Qurnila Harmas, Isnani Royhana, dan Suheni Estuningyah.
Sebelumnya, mereka telah mengikuti seleksi awal pada 12 Maret 2012. Seleksi tersebut bertujuan untuk menyaring 41 sketsa busana karya 40 peserta menjadi 15 karya terbaik dari 15 finalis.
Adapun mengenai kriteria penjurian, kata Jetty, meliputi unsur orisinalitas sesuai syariah, mencerminkan kreativitas, kesesuaian tema, berdaya pakai, dan berdaya jual.
Selanjutnya pada 4 April, finalis mengikuti sesi konsultasi untuk mematangkan konsep rancangan mereka. Lalu Juli mengikuti fitting dan gathering bersama beberapa desainer senior, pengusaha di bidang mode, pengamat mode, serta cendekiawan muslimah.
Karya mereka dinilai oleh juri yang kompeten di bidangnya. Mereka adalah Sri Artaria Alisyhabana (Pemimpin Umum Majalah Noor), Nana Krit (peragawati senior & desainer), Kleting Titis Wigati (desainer), Hannie Hananto (pemenang II LRBM 2004, desainer dan pemilik label Anemone), serta Elidawati (Direktur El Zatta, eks Direktur Marketing Shafira Corp).
"Kami ingin melahirkan sebanyak mungkin perancang busana muslim yang mampu mendesain busana menutup aurat sesuai kaidah Islam dan dapat diterima oleh pemakainya dari berbagai latar belakang sosial budaya, maupun negara," ujar Jetty.
Acara grand final lomba ini dirangkai dalam kegiatan Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) pada 9-12 Agustus 2012 yang diselenggarakan Indonesia Islamic Fashion Consortium (IIFC), dengan Noor sebagai salah satu penggagas IIFC.
Grand final dikemas dalam bentuk fashion show yang menampilkan 45 busana terbaik karya 15 finalis. Acara ini dimeriahkan pembacaan puisi oleh Ratih Sang, Peggy Melati Sukma, dan Zaskia Mecca, serta penyanyi Mel Shandy dan Delia Septianti (eks Ecoutez) yang melantunkan lagu-lagu religi.
Lomba Rancang Busana Muslim (LRBM) 2012 secara resmi tengah digelar. Sebanyak 15 finalis siap bertarung di malam grand final yang akan dilangsungkan di Mal Gandaria City, Jakarta, Jumat mendatang (10/8).
"Tahun ini, tema yang diangkat Global Ethnic untuk mengangkat potensi budaya lokal melalui rancangan busana muslim yang memiliki kualitas dan cita rasa internasional," ujar Jetty R Hadi, panitia LRBM 2012, sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah Noor di Jakarta, Senin (6/8).
Para finalis tersebut adalah Melati Liana Sari, Dek Sadhu Rindu, Sauzan Pratiwi, Sybil Yusrina Putri, Andriani Ayu, Fadlun, Keniaby Fauzia, de Nurhasanah, Ange Angrainy, Lastriana Siti Awaliyah, Siti Bunga Firdausi, Qurnila Harmas, Isnani Royhana, dan Suheni Estuningyah.
Sebelumnya, mereka telah mengikuti seleksi awal pada 12 Maret 2012. Seleksi tersebut bertujuan untuk menyaring 41 sketsa busana karya 40 peserta menjadi 15 karya terbaik dari 15 finalis.
Adapun mengenai kriteria penjurian, kata Jetty, meliputi unsur orisinalitas sesuai syariah, mencerminkan kreativitas, kesesuaian tema, berdaya pakai, dan berdaya jual.
Selanjutnya pada 4 April, finalis mengikuti sesi konsultasi untuk mematangkan konsep rancangan mereka. Lalu Juli mengikuti fitting dan gathering bersama beberapa desainer senior, pengusaha di bidang mode, pengamat mode, serta cendekiawan muslimah.
Karya mereka dinilai oleh juri yang kompeten di bidangnya. Mereka adalah Sri Artaria Alisyhabana (Pemimpin Umum Majalah Noor), Nana Krit (peragawati senior & desainer), Kleting Titis Wigati (desainer), Hannie Hananto (pemenang II LRBM 2004, desainer dan pemilik label Anemone), serta Elidawati (Direktur El Zatta, eks Direktur Marketing Shafira Corp).
"Kami ingin melahirkan sebanyak mungkin perancang busana muslim yang mampu mendesain busana menutup aurat sesuai kaidah Islam dan dapat diterima oleh pemakainya dari berbagai latar belakang sosial budaya, maupun negara," ujar Jetty.
Acara grand final lomba ini dirangkai dalam kegiatan Indonesia Islamic Fashion Fair (IIFF) pada 9-12 Agustus 2012 yang diselenggarakan Indonesia Islamic Fashion Consortium (IIFC), dengan Noor sebagai salah satu penggagas IIFC.
Grand final dikemas dalam bentuk fashion show yang menampilkan 45 busana terbaik karya 15 finalis. Acara ini dimeriahkan pembacaan puisi oleh Ratih Sang, Peggy Melati Sukma, dan Zaskia Mecca, serta penyanyi Mel Shandy dan Delia Septianti (eks Ecoutez) yang melantunkan lagu-lagu religi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




