Rizal Maulana: Seknas Dakwah Jokowi Siap Lawan Kelompok Intoleran dan Anti Pancasila
Senin, 29 Juni 2020 | 09:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Demonstrasi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang dilakukan oleh beberapa ormas, Rabu (24/6/2020) lalu sangat disayangkan oleh Seknas Dakwah Jokowi se-Jabodetabek karena dianggap telah bergeser menjadi sorakan sumir yang sumbang dan tidak sesuai lagi dengan tujuan demonstrasi.
"Menyikapi fenomena dinamika politik terkait pembahasan rancangan undang-undang Hubungan Ideologi Pancasila (HIP) oleh fraksi-fraksi di DPR, tapi sekelompok orang yang mengatas namakan ormas Islam melakukan demo, Kami nyatakan bahwa demo itu sudah direkayasa, dan unjuk rasa telah dibelokkan dan disusupi oleh politik praktis, sarat dengan kepentingan dari kelompok tertentu yang keberadaannya sudah dilarang pemerintah, karena mereka tidak bisa menerima Pancasila sebagai dasar ideologi negara dan bangsa Indonesia," ujar Ustaz Rizal Maulana, Ketua Seknas Dakwah Jokowi se-Jabodetabek, di Jakarta, Senin (29/6/2020)
Dia berkeyakinan mayoritas rakyat Indonesia sejak orde baru sudah mencintai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Masyarakat sudah pintar dan tidak bisa dianggap tidak mengerti makna Pancasila serta Bhinneka Tunggal Ika.
"Tidak usah membelokkan fakta seolah-olah paham dan cinta Pancasila padahal dibalik semua itu ada hal lain yang mereka bungkus agar maksud dan tujuan sebenarnya tercapai," tukas Ustad yang juga Wakil Ketua Seknas Jokowi se-Jabodetabek ini.
Pada saat lalu ketika unjuk rasa menentang RUU HIP berlangsung terungkap tujuan agenda politik terselubung membawa agenda sebenarnya, dimana masa peserta dan korlap demo berteriak "Turun Jokowi... Turun Jokowi, Turun Jokowi Sekarang juga "
"Apa hubungannya teriakan kalimat yang melecehkan presiden pilihan mayoritas rakyat Indonesia yang konstitusional dan demokratis, kita harus waspadai dan mencurigai setiap gerakan dan manuver politik kelompok ormas yang terlarang ini," tegasnya.
"Oleh karenanya seknas dakwah Jokowi dan elemen organ lainnya sebagai pendukung presiden Jokowi siap melawan dan menjadi garda terdepan untuk menghadapi kelompok ormas intoleran dan anti pancasila ini," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




