Murid SD Diculik dan Diperkosa
Kamis, 9 Agustus 2012 | 21:34 WIB
Polisi belum bisa menindaklanjuti informasi ini, karena korban belum melapor.
Seorang murid kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Samarinda, Kalimantan Timur, dilaporkan diculik kemudian diperkosa. Informasi yang berhasil dihimpun hingga Kamis (9/8) petang menyebutkan, kasus penculikan disertai pemerkosaan itu terungkap saat murid SD berinisial Ad tersebut ditemukan dalam kondisi terluka di Jalan Jakarta, Kecamatan Sungai Kunjang pada Rabu (8/8).
Kepala Polsek Kota Sungai Kunjang, Komisaris Eko Suroso, dikonfirmasi sore ini, membenarkan adanya informasi terkait penculikan disertai pemerkosaan terhadap seorang murid SD tersebut.
"Kami belum bisa memastikan sebab kasusnya belum dilaporkan oleh korban. Kami memang mengetahui adanya peristiwa itu tapi belum bisa menindaklanjuti sebab yang tahu persis siapa pelaku dan kronologisnya adalah korban, sedangkan masalah ini belum dilaporkan," ungkap Eko Suroso.
Kapolsekta Sungai Kunjang mengaku masih mengumpulkan keterangan terkait kasus itu. Kasus penculikan disertai pemerkosaan yang dialami Ad itu sejak Rabu hingga Kamis terus merebak di jejaring sosial, khususnya di kalangan wartawan.
Informasi jejaring sosial menyebutkan, murid kelas empat SD itu diculik usai pulang sekolah kemudian dilepaskan di kawasan Jalan Jakarta dalam kondisi penuh luka lebam diduga akibat dianiaya oleh pelaku.
"Kami meminta agar kasus ini tidak diekspos dulu sebab masalah ini menyangkut perlindungan anak di bawah umur dan kami juga masih mengumpulkan keterangan untuk melakukan penyelidikan," kata Eko Suroso.
Seorang murid kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Samarinda, Kalimantan Timur, dilaporkan diculik kemudian diperkosa. Informasi yang berhasil dihimpun hingga Kamis (9/8) petang menyebutkan, kasus penculikan disertai pemerkosaan itu terungkap saat murid SD berinisial Ad tersebut ditemukan dalam kondisi terluka di Jalan Jakarta, Kecamatan Sungai Kunjang pada Rabu (8/8).
Kepala Polsek Kota Sungai Kunjang, Komisaris Eko Suroso, dikonfirmasi sore ini, membenarkan adanya informasi terkait penculikan disertai pemerkosaan terhadap seorang murid SD tersebut.
"Kami belum bisa memastikan sebab kasusnya belum dilaporkan oleh korban. Kami memang mengetahui adanya peristiwa itu tapi belum bisa menindaklanjuti sebab yang tahu persis siapa pelaku dan kronologisnya adalah korban, sedangkan masalah ini belum dilaporkan," ungkap Eko Suroso.
Kapolsekta Sungai Kunjang mengaku masih mengumpulkan keterangan terkait kasus itu. Kasus penculikan disertai pemerkosaan yang dialami Ad itu sejak Rabu hingga Kamis terus merebak di jejaring sosial, khususnya di kalangan wartawan.
Informasi jejaring sosial menyebutkan, murid kelas empat SD itu diculik usai pulang sekolah kemudian dilepaskan di kawasan Jalan Jakarta dalam kondisi penuh luka lebam diduga akibat dianiaya oleh pelaku.
"Kami meminta agar kasus ini tidak diekspos dulu sebab masalah ini menyangkut perlindungan anak di bawah umur dan kami juga masih mengumpulkan keterangan untuk melakukan penyelidikan," kata Eko Suroso.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




