Logo BeritaSatu

Dirotasi PDIP, Ini Rekam Jejak Rieke Diah Pitaloka Kawal RUU HIP dan Ciptaker

Jumat, 10 Juli 2020 | 17:09 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI merotasi Rieke Diah Pitaloka sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg). PDIP memilih M Nurdin yang merupakan mantan jenderal polisi bintang tiga untuk duduk di kursi pimpinan Baleg.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Utut Adianto mengungkap, alasan rotasi ini untuk memperkuat pembahasan RUU Omnibus Law dan RUU Cipta Kerja. Meski, Utut bilang alasannya bukan karena Rieke dianggap tidak mampu mengawal kedua RUU ini.

"Kita tahu bahwa dalam waktu dekat Baleg akan penuh dengan tugas-tugas berat kalau kita lihat Omnibus Law sudah mendekati titik-titik yang krusial," ujar Utut di DPR, Kamis (9/7/2020).

"Selain Omnibus Law juga ada RUU HIP, Pak Komjen Nurdin dengan latar belakang polisi yang tentu sangat paham beliau pernah jadi kapolda dua kali tugas utamanya mengawal itu," jelasnya.

Rieke selama menjadi Wakil Ketua Badan Legislasi memang terlibat dengan pembahasan dua RUU tersebut. Dia berada dalam posisi yang strategis.

Dalam RUU Cipta Kerja, selaku pimpinan, posisi Rieke merupakan Wakil Ketua Panja. Pada saat pembahasan RUU Cipta Kerja, Rieke sempat mengusulkan klaster ketenagakerjaan yang ditolak kelompok buruh agar dipisahkan dari RUU Omnibus Law.

Dia meminta RUU Omnibus Law ini fokus untuk memudahkan investasi dan perizinan.

"Kami coba mengusulkan khususnya tentang ketenagakerjaan ada baiknya bagian klaster tentang ketenagakerjaan dipisahkan saja sehingga RUU ini jelas untuk mempermudah investasi dan mempermudah perizinan,” ujar Rieke Diah Pitaloka, 20 April 2020.

Rieke meminta, bagian ketenagakerjaan dilakukan pembahasan secara lebih komprehensif.

Kritis

Rieke kerap kritis terhadap pembahasan UU Cipta Kerja ini. Rieke juga beberapa kali memberikan sejumlah usulan yang berpihak kepada buruh dan UMKM.

Misalnya, Rieke mengusulkan perubahan nama RUU Cipta Kerja menjadi RUU Penguatan Terhadap UMKM, Koperasi, dan Industri Nasional. Dia ingin sektor tersebut kuat agar lapangan kerja tercipta.

"Kita harus memberikan dari judul awal itu penguatan terhadap UMKM, koperasi dan industri nasional. Tidak mungkin kita menciptakan lapangan kerja kalau sektor UMKM, koperasi, UMKM khususnya dan industri nasional tidak kuat," kata Rieke saat rapat pada 20 Mei 2020.

Peran Penting

Sementara, Rieke memiliki peran penting dalam pembahasan RUU HIP. Dia merupakan Ketua Panja RUU HIP. Dalam situs dpr.go.id, tercatat Rieke selalu hadir dan memimpin rapat Baleg membahas RUU HIP. Hingga akhirnya disetujui untuk dibahas lebih lanjut dan menjadi RUU usulan DPR.

RUU HIP ini telah dibahas selama enam kali rapat. Pertama kali dibahas pada 1 Februari 2020. Rapat dengar pendapat yang dipimpin Rieke itu mengundang dua profesor yakni Jimly Asshiddiqie dan FX Adji Samekto.

Rapat dua kali dilakukan tertutup. Hingga akhirnya diambil keputusan pada rapat tanggal 22 April 2020. Sebagian besar fraksi, kecuali Demokrat yang menarik diri dan PKS memberikan catatan, RUU tersebut disetujui untuk dibahas lebih lanjut. Pada 12 Mei RUU HIP disetujui di rapat paripurna sebagai usulan DPR.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

2 Korban Bom Bunuh Diri Bandung Masih Dirawat di Rumah Sakit

Dua korban bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung atau bom Bandung dirawat di RS Immanuel dan RS Bhayangkara Sartika Asih. 

NEWS | 8 Desember 2022

Orang Tua Korban Gangguan Ginjal Lapor ke Bareskrim Polri

Keluarga korban kasus gangguan ginjal akut melapor ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. 

NEWS | 8 Desember 2022

Kuasa Hukum Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Tembak Brigadir J

Kuasa hukum Ferdy Sambo, Rasamala Aritonang menyebut kliennya tidak ikut menembak Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 8 Desember 2022

Hapus Cara Tradisional, Aturan Baru Ini Bikin Usia Orang Korea Selatan Lebih Muda

Aturan baru menghapus metode penghitungan usia cara tradisional yang akan membuat usia orang Korea Selatan lebih muda.

NEWS | 8 Desember 2022

Pengurus Baru Aspikom Korwil Jabodetabek Periode 2022-2025 Resmi Dilantik

Acara pelantikan berlangsung di Aula Nurcholis Madjid, Universitas Paramadina, Jakarta Selatan pada Rabu, 7 Desember 2022. 

NEWS | 8 Desember 2022

Kemenkes Pantau Subvarian Omicron BN.1 yang Muncul di Indonesia

Selain Amerika Serikat, Omicron BN.1 juga terdeteksi di lebih 30 negara lainnya, termasuk Australia, Inggris, India, hingga Austria

NEWS | 8 Desember 2022

Hari Ini, 2 Gempa Lebih dari 5,0 M Guncang Tanah Air

Hari ini, Kamis (8/12/2022) wilayah Indonesia diguncang dua gempa berkekuatan lebih besar dari magnitudo 5.

NEWS | 8 Desember 2022

Publik Puas dengan Kinerja Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno

Publik mengaku puas dengan kinerja tiga menteri, yakni Prabowo Subianto, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno.

NEWS | 8 Desember 2022

Jokowi Tinjau Rumah Contoh Tahan Gempa di Cianjur

Jokowi meninjau rumah contoh yang tahan gempa di Yonif Raider 300, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (8/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Korban Bom Bunuh Diri, Aipda Sofyan Dapat Kenaikan Pangkat

Korban bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Aipda Sofyan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dari Aipda menjadi Aiptu Anumerta.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
2 Korban Bom Bunuh Diri Bandung Masih Dirawat di Rumah Sakit

2 Korban Bom Bunuh Diri Bandung Masih Dirawat di Rumah Sakit

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE