Ketum Persija: Bambang Pamungkas Mundur karena Bersalah
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 06:23 WIB
Bepe pun oleh Persija telah diberi sanksi administratif yakni hukuman denda.
Ketua Umum (Ketum) Persija, Ferry Paulus mengatakan, Bambang Pamungkas (Bepe) resmi mengundurkan diri dari timnas setelah ia resmi dipanggil manajemen klub, terkait dengan tindakan indisipliner yang dilakukan pada 4 Agustus 2012 saat memenuhi panggilan timnas di bawah komando Djohar Arifin.
Dari pertemuan yang dilakukan manajemen dengan Bepe di kantor Persija, di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU-GBK), Senayan, Jakarta, Ferry mengungkapkan bahwa telah dihasilkan dua poin penting. "Salah satunya adalah Bepe secara resmi telah menegaskan mundur dari timnas, sampai kondisi sepak bola di Indonesia selesai dan membaik," jelasnya ketika dikonfirmasi.
Ferry menegaskan, mulai Jumat, Bepe dipastikan tidak akan bergabung dengan timnas. Keputusan ini menurutnya, dilakukan karena Bepe sudah merasa bersalah terhadap klub yang dia bela, yakni tim Persija Jakarta. "Makanya Bepe memutuskan untuk menarik diri," tegasnya.
Sementara keputusan kedua dari manajemen, kata Ferry pula, adalah pemberian sanksi administratif kepada Bepe yang segera dieksekusi, yakni hukuman denda. "Sanksi denda. Bukan berapa jumlah uangnya, tapi yang terpenting adalah sanksi yang kami berikan atas perbuatannya," ujarnya.
Seperti diketahui, di tengah kekisruhan organisasi PSSI yang belum menemui titik terang, Bepe justru sempat memenuhi panggilan timnas di bawah komando Djohar Arifin, saat pertandingan persahabatan melawan klub Valencia, beberapa waktu lalu. Keputusan ini terutama membuat berang kubu PSSI versi KLB pimpinan La Nyalla Mattalitti, yang juga mewadahi Persija.
Persija sendiri, seperti diketahui, memegang komitmen dengan PSSI hasil KLB, serta disebutkan telah memberikan mandatnya melalui KLB tersebut dan memilih La Nyalla sebagai Ketum PSSI.
Ferry menambahkan, alasan lain penarikan diri Bepe dari timnas adalah kondisi sepak bola Indonesia yang sedang tidak kondusif. Di mana dalam hal ini, FIFA dan AFC telah mengamanatkan seluruh urusan organisasi kepada Joint Committee (JC) yang dibentuk dan disetujui para pihak pada 7 Juni 2012.
"Kami menarik pemain kami sampai kondisi sepak bola (Indonesia) membaik dan tidak kisruh lagi," tegas Ferry.
Ketua Umum (Ketum) Persija, Ferry Paulus mengatakan, Bambang Pamungkas (Bepe) resmi mengundurkan diri dari timnas setelah ia resmi dipanggil manajemen klub, terkait dengan tindakan indisipliner yang dilakukan pada 4 Agustus 2012 saat memenuhi panggilan timnas di bawah komando Djohar Arifin.
Dari pertemuan yang dilakukan manajemen dengan Bepe di kantor Persija, di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU-GBK), Senayan, Jakarta, Ferry mengungkapkan bahwa telah dihasilkan dua poin penting. "Salah satunya adalah Bepe secara resmi telah menegaskan mundur dari timnas, sampai kondisi sepak bola di Indonesia selesai dan membaik," jelasnya ketika dikonfirmasi.
Ferry menegaskan, mulai Jumat, Bepe dipastikan tidak akan bergabung dengan timnas. Keputusan ini menurutnya, dilakukan karena Bepe sudah merasa bersalah terhadap klub yang dia bela, yakni tim Persija Jakarta. "Makanya Bepe memutuskan untuk menarik diri," tegasnya.
Sementara keputusan kedua dari manajemen, kata Ferry pula, adalah pemberian sanksi administratif kepada Bepe yang segera dieksekusi, yakni hukuman denda. "Sanksi denda. Bukan berapa jumlah uangnya, tapi yang terpenting adalah sanksi yang kami berikan atas perbuatannya," ujarnya.
Seperti diketahui, di tengah kekisruhan organisasi PSSI yang belum menemui titik terang, Bepe justru sempat memenuhi panggilan timnas di bawah komando Djohar Arifin, saat pertandingan persahabatan melawan klub Valencia, beberapa waktu lalu. Keputusan ini terutama membuat berang kubu PSSI versi KLB pimpinan La Nyalla Mattalitti, yang juga mewadahi Persija.
Persija sendiri, seperti diketahui, memegang komitmen dengan PSSI hasil KLB, serta disebutkan telah memberikan mandatnya melalui KLB tersebut dan memilih La Nyalla sebagai Ketum PSSI.
Ferry menambahkan, alasan lain penarikan diri Bepe dari timnas adalah kondisi sepak bola Indonesia yang sedang tidak kondusif. Di mana dalam hal ini, FIFA dan AFC telah mengamanatkan seluruh urusan organisasi kepada Joint Committee (JC) yang dibentuk dan disetujui para pihak pada 7 Juni 2012.
"Kami menarik pemain kami sampai kondisi sepak bola (Indonesia) membaik dan tidak kisruh lagi," tegas Ferry.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




