Inilah Penyebab Pubertas Dini
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 18:15 WIB
Kemungkinan penyebabnya adalah bahan kimia buatan dalam lingkungan, terutama bisphenol A, yang kita temukan di bagian dalam kaleng dan botol bayi.
Usia awal pubertas telah menurun selama beberapa tahun. Pada abad ke-19, anak laki-laki memasuki masa pubertas pada usia 17 tahun dan anak perempuan pada 15 tahun, tetapi pada tahun 1960 rata-rata awal pubertas adalah 14 tahun untuk anak laki-laki dan 12 tahun untuk anak perempuan.
Ilmuwan Denmark melakukan penelitian pada tahun 2006, 1.000 anak perempuan berpartisipasi. Mereka menemukan bahwa rata-rata payudara anak perempuan mulai berkembang adalah 9 tahun 10 bulan berarti 1 tahun lebih awal daripada di riset serupa yang dilakukan pada tahun 1991.
Para ilmuwan percaya bahwa kecenderungan yang sama dapat diterapkan di Eropa dan temuan yang sama ditemukan pada penelitian Amerika.
"Hal ini sangat mengejutkan dan mengkhawatirkan bahwa ada perubahan besar hanya dalam waktu 15 tahun," kata Dr Anders Juul, kepala Departemen Pertumbuhan dan Reproduksi, di Rumah Sakit Universitas di Kopenhagen.
"Anak perempuan yang secara seksual lebih cepat matang, menghadapi masalah remaja terlalu dini tetapi mereka tidak tahu bagaimana menanganinya dan mereka lebih rentan terkena berbagai penyakit. Pubertas dini menyebabkan eksposur lebih lama untuk hormon estrogen, yang meningkatkan kemungkinan kanker payudara dan penyakit jantung.
Penyebab pubertas dini tetap menjadi misteri
Banyak ilmuwan mencoba untuk menemukan akar masalah itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada sesuatu yang memengaruhi anak-anak kita, apakah itu kebiasaan makan yang buruk, bahan kimia dari lingkungan atau kurangnya aktivitas fisik," kata Juul.
Penyebab yang paling mungkin untuk awal pubertas adalah bahan kimia buatan dalam lingkungan, terutama bisphenol A, yang kita temukan di bagian dalam kaleng dan botol bayi. Tim peneliti Denmark sekarang memeriksa urin dan sampel darah dari anak perempuan yang berpartisipasi dalam penelitian. Mereka mencoba untuk membuat hubungan antara penyebab pubertas dini dan bisphenol A.
Faktor kedua yang diduga bertanggung jawab untuk pubertas dini adalah diet yang buruk. Anak-anak masa kini makan lebih dari generasi sebelumnya dan sebagian besar dari makanan mereka mengandung daging merah.
Sebuah penelitian baru dari para ilmuwan Inggris dari University of Brighton mengkonfirmasi hubungan antara daging merah dan penyebab pubertas dini. Setengah dari anak perempuan yang makan daging dua belas kali seminggu memasuki pubertas sebelum mereka berusia 12 tahun. Sedangkan gadis-gadis yang hanya makan daging empat kali seminggu, hanya satu dari tiga gadis mengalami kasus tersebut.
Pubertas dini menyebabkan masalah besar
Dalam masyarakat saat ini, anak perempuan yang mencapai pubertas terlalu dini rentan pelecehan seksual. "Saya harus mulai memakai bra ketika saya berumur sembilan dan berpura-pura sakit untuk menghindari pendidikan jasmani," kata salah seorang gadis yang tidak ingin disebutkan namanya.
"Hal terburuk yang terjadi adalah bahwa beberapa orang memperlakukan saya sebagai orang dewasa ketika dalam kenyataannya saya msih 11 tahun."
Usia awal pubertas telah menurun selama beberapa tahun. Pada abad ke-19, anak laki-laki memasuki masa pubertas pada usia 17 tahun dan anak perempuan pada 15 tahun, tetapi pada tahun 1960 rata-rata awal pubertas adalah 14 tahun untuk anak laki-laki dan 12 tahun untuk anak perempuan.
Ilmuwan Denmark melakukan penelitian pada tahun 2006, 1.000 anak perempuan berpartisipasi. Mereka menemukan bahwa rata-rata payudara anak perempuan mulai berkembang adalah 9 tahun 10 bulan berarti 1 tahun lebih awal daripada di riset serupa yang dilakukan pada tahun 1991.
Para ilmuwan percaya bahwa kecenderungan yang sama dapat diterapkan di Eropa dan temuan yang sama ditemukan pada penelitian Amerika.
"Hal ini sangat mengejutkan dan mengkhawatirkan bahwa ada perubahan besar hanya dalam waktu 15 tahun," kata Dr Anders Juul, kepala Departemen Pertumbuhan dan Reproduksi, di Rumah Sakit Universitas di Kopenhagen.
"Anak perempuan yang secara seksual lebih cepat matang, menghadapi masalah remaja terlalu dini tetapi mereka tidak tahu bagaimana menanganinya dan mereka lebih rentan terkena berbagai penyakit. Pubertas dini menyebabkan eksposur lebih lama untuk hormon estrogen, yang meningkatkan kemungkinan kanker payudara dan penyakit jantung.
Penyebab pubertas dini tetap menjadi misteri
Banyak ilmuwan mencoba untuk menemukan akar masalah itu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada sesuatu yang memengaruhi anak-anak kita, apakah itu kebiasaan makan yang buruk, bahan kimia dari lingkungan atau kurangnya aktivitas fisik," kata Juul.
Penyebab yang paling mungkin untuk awal pubertas adalah bahan kimia buatan dalam lingkungan, terutama bisphenol A, yang kita temukan di bagian dalam kaleng dan botol bayi. Tim peneliti Denmark sekarang memeriksa urin dan sampel darah dari anak perempuan yang berpartisipasi dalam penelitian. Mereka mencoba untuk membuat hubungan antara penyebab pubertas dini dan bisphenol A.
Faktor kedua yang diduga bertanggung jawab untuk pubertas dini adalah diet yang buruk. Anak-anak masa kini makan lebih dari generasi sebelumnya dan sebagian besar dari makanan mereka mengandung daging merah.
Sebuah penelitian baru dari para ilmuwan Inggris dari University of Brighton mengkonfirmasi hubungan antara daging merah dan penyebab pubertas dini. Setengah dari anak perempuan yang makan daging dua belas kali seminggu memasuki pubertas sebelum mereka berusia 12 tahun. Sedangkan gadis-gadis yang hanya makan daging empat kali seminggu, hanya satu dari tiga gadis mengalami kasus tersebut.
Pubertas dini menyebabkan masalah besar
Dalam masyarakat saat ini, anak perempuan yang mencapai pubertas terlalu dini rentan pelecehan seksual. "Saya harus mulai memakai bra ketika saya berumur sembilan dan berpura-pura sakit untuk menghindari pendidikan jasmani," kata salah seorang gadis yang tidak ingin disebutkan namanya.
"Hal terburuk yang terjadi adalah bahwa beberapa orang memperlakukan saya sebagai orang dewasa ketika dalam kenyataannya saya msih 11 tahun."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




