Kasus Kematian Editor Metro TV, Polisi Terkendala CCTV Gelap
Jumat, 17 Juli 2020 | 16:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya, terus menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV terkait kematian editor Metro TV Yodi Prabowo, yang jenazahnya ditemukan dalam posisi telungkup, di samping tembok Jalan Tol JORR, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat lalu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, penyidik telah menyita dua rekaman CCTV di dekat lokasi. Namun gambarnya gelap, dan saat ini sedang dianalisa tim digital forensik.
"Kita masih dalami CCTV. Memang terkendala kan CCTV agak gelap, pada saat ini kita belum dapat seperti apa (hasil analisa)," ujar Yusri, Jumat (17/7/2020).
Dikatakan Yusri, penyidik belum mendapatkan rekaman CCTV lain di sekitar lokasi. "Memang yang saya sampaikan kemarin, kita ada kesulitan karena itu daerah kan di pinggir tol dan di pinggir danau ya," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Yodi Prabowo yang berprofesi sebagai editor Metro TV ditemukan meninggal dunia, di samping tembok Jalan Tol JORR, Jalan Raya Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.45 WIB, Jumat (10/7/2020). Korban ditemukan dalam kondisi telungkup, masih mengenakan helm sepeda motor, jaket hijau, celana panjang warna hitam, tas, dan sepatu.
Dugaan sementara, Yodi merupakan korban pembunuhan. Polisi menemukan sebilah pisau dapur, diduga alat yang digunakan pelaku untuk menusuk leher dan dada korban di lokasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




