Industri Berkembang, Kudus Pertahankan Lahan Pertanian
Jumat, 24 Juli 2020 | 11:55 WIB
Kudus, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus berupaya melakukan pencegahan alih fungsi lahan pertanian. Kendati industri di wilayah itu berkembang pesat, tapi lahan pertanian tetap dipertahankan kelestariannya.
"Lahan pertanian punya peran penting dalam mencegah ketergantungan masyarakat Kudus terhadap produk pangan impor, makanya tetap kami pertahankan," tegas Pelaksana Tugas Bupati Kudus, Hartopo, Jumat (24/7/2020).
Menurut Hartopo, lahan pertanian di Kudus saat ini sejatinya 57 persen dari keseluruhan luas wilayah kota kretek itu yang mencapai 42.500 hektare. Namun, beberapa waktu terakhir ribuan hektare lahan pertanian di Kabupaten Kudus belakangan telah dibangun banyak bangunan permanen.
"Lahan pertanian kita 20 ribu hektare. Tapi, realnya 17 ribu. Jadi masih gantung 3 ribu hektare. Lahan ditempati bangunan tapi tanpa IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Kita harus banyak kontrol, soalnya kadang-kadang ada sawah tiba-tiba dibangun bangunan. Tiba-tiba ada dua lantai dan tiga lantai. Mau dibongkar, jadi masalah," ungkap Hartopo.
Meski memiliki lahan pertanian yang cukup luas, Hartopo mengatakan sektor pertanian di Kudus sulit berkembang. Sebab, masyarakat Kudus kurang pandai berinovasi dalam mengolah lahan pertanian.
"Memang harus ada lahan pertanian. Cuma masyarakat kita selalu monoton, jadi inovasinya kurang. Ngambil buruh tani harian saja susah dan sudah mahal. Makanya lahan pertanian banyak untuk kavlingan," jelas Hartopo.
Hartopo mengatakan Kudus merupakan daerah di Jateng yang banyak dilirik investor. Banyak investor yang terpaksa ditolak menanamkan modal mereka di Kudus karena terkendala masalah lahan. "Kudus banyak incaran dari investor. Itu banyak sekali. karena lahan dibatasi, investor banyak yang mundur," jelasnya.
Padahal, dari sisi ekonomi, sebenarnya sektor industri lebih menjanjikan ketimbang sektor pertanian. Sebab, sektor industri bisa dengan cepat menyerap banyak tenaga kerja di Kudus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




