700 Busana Muslim Tren Terbaru Tampil di ISEF

Selasa, 11 Agustus 2020 | 20:56 WIB
DA
B
Penulis: Dina Fitri Anisa | Editor: B1
Busana muslim karya Vanilla Hijab
Busana muslim karya Vanilla Hijab (indah handayani)

Jakarta, Beritasatu.com - Pada masa adaptasi kebiasaan baru, para desainer Indonesia berlomba-lomba menunjukkan kreativitas sebagai eksistensi diri. Kali ini, 164 desainer Indonesia akan memamerkan secara virtual 720 tren busana muslim di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Fashion 2020, pada 28-31 Oktober mendatang.

ISEF 2020 terselenggara atas dukungan Bank Indonesia bersinergi dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) dan Indonesia Halal Lifestyle Centre (IHLC).

Kegiatan berkelanjutan ini merupakan konsistensi dalam memasarkan produk fashion usaha mikro kecil menengah (UMKM) muslim Indonesia sebagai komoditi yang potensial untuk skala global. Tujuannya, mewujudkan Indonesia menjadi pusat industri halal dunia dalam mendorong akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional.

Kepala Grup Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah, Bank Indonesia, Prijono mengatakan, di tengah penurunan ekonomi nasional dan global saat ini, data nilai ekspor produk fashion termasuk busana muslim justru mengalami kenaikan. Hal ini merupakan kontribusi positif yang signifikan dari para pelaku usaha fashion terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami optimistis fashion muslim dapat memberikan kontribusi yang lebih besar lagi. Mari bersama kita songsong perhelatan ISEF 2020 dengan penuh optimisme," kata Prijono dalam kick off virtual ISEF 2020, Selasa (11/8/2020).

Dengan mengusung tema Sustainable Fashion, Sustainable Lifestyle, ISEF Fashion 2020 menghadirkan 12 sesi fashion show virtual dari 72 desainer. National Chairman IFC, Ali Charisma menuturkan melalui ISEF, konsep berkelanjutan bukan hanya sebagai strategi bisnis bagi para pelaku usaha fashion muslim, tetapi juga menjadi gaya hidup yang diterapkan dalam keseharian.

"Terdapat tiga pilar konsep sustainable yaitu people, planet, dan profit. Dengan menjadikan konsep sustainable dan ethical sebagai gaya hidup, bisnis kita bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Semoga ke depannya dapat meningkatkan adaptasi digital di kalangan UMKM," tuturnya.

Nantinya, selama empat hari akan ada 164 perancang busana yang menawarkan koleksinya melalui peragaan busana, dan semua show akan dilakukan secara streaming.

"Dengan menggunakan teknologi kita mendapat kesempatan lebih luas lagi untuk menjangkau pasar sehingga, dapat membantu penjualan kita," kata Ali.

Di kesempatan yang sama, desainer kawakan Indonesia, Itang Yunasz juga turut meramaikan ISEF 2020. Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya yang tepat untuk perkembangan industri fashion Tanah Air.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon