Erupsi Sinabung, Warga Diminta Waspada Lahar Panas

Jumat, 14 Agustus 2020 | 15:34 WIB
AS
SL
Penulis: Arnold H Sianturi | Editor: LES
Ilustrasi erupsi Gunung Sinabung.
Ilustrasi erupsi Gunung Sinabung. (Antara)

Karo, Beritasatu.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminta masyarakat mewaspadai adanya banjir lahar panas dan lahar dingin akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (14/8/2020).

Selain itu,masyarakat maupun wisatawan dikarang masuk ke sejumlah desa yang masuk kategori zona merah pascaletusan Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut).

Lokasi desa itu ada di Kecamatan Naman Teran, Merdeka, Berastagi, dan Dolat Rayat, Kabupaten Tanah Karo. Kawasan itu merupakan daerah larangan untuk dimasuki masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Karo, Natanail Paranginangin mengatakan, aktivitas Gunung Sinabung masih membahayakan bagi masyarakat maupun wisatawan jika berani masuk ke zona merah.

"Kita melarang adanya aktivitas masyarakat di kaki Gunung Sinabung guna menghindari adanya korban jiwa. Oleh karena itu, kita minta masyarakat maupun wisatawan mengikuti anjuran pemerintah," ujar Natanail Paranginangin.

Natanail mengatakan, petugas BPBD Kabupaten Tanah Karo bersama dengan TNI/Polri melakukan pengamanan di tengah masyarakat pascaerupsi Gunung Sinabung, sejak Sabtu (8/8/2020) kemarin.

"Selain melakukan pengamanan, tim gabungan ini juga turut membantu melakukan pembersihan jalan yang ditutupi abu vulkanik. Petugas juga membagi - bagikan masker kepada masyarakat," katanya.

Menurutnya, pengamanan oleh petugas guna menghindari masyarakat memasuki daerah larangan yang ada di 4 kecamatan yakni, Kecamatan Naman Teran, Merdeka, Berastagi, dan Dolat Rayat, Kabupaten Tanah Karo.

"Masyarakat dan wisatawan diminta tidak dibenarkan melakukan aktivitas dengan radius 3 kilometer (Km) dari puncak Sinabung, sekitar 5 km untuk sektor Selatan-Timur, dan 4 km untuk Sektor Timur-Utara," sebutnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon