Yusril akan ditangkap?

Rabu, 3 November 2010 | 19:54 WIB
CS
B
Penulis: Calvin M Sipahutar | Editor: B1

Kejaksaan Agung menganggap Yusril sudah dua kali mangkir dari pemeriksaan dengan alasan yang tidak jelas.

Yusril Ihza Mahendra akan ditangkap jika tidak memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk ketigakalinya dalam kasus dugaan korupsi Sisminbakum.
 
Pernyataan itu disampaikan Pejabat Pelaksana Tugas Jaksa Agung Darmono, menanggapi ketidakhadiran Yusril yang kedua kali dalam pemeriksaan di Kejaksaan Agung.
 
"Kami coba sekali lagi. Kalau nanti kami sudah panggil secara sah dan tidak ada alasan sah, [Yusril] kami  tangkap," kata Darmono, di Kejaksaan Agung, Jakarta hari ini.
 
Darmono mengatakan,  sudah kali kedua Yusril tidak memenuhi panggilan Kejaksaan dengan alasan yang tidak jelas. "Kalau ternyata seperti itu, nanti kami lakukan upaya hukum sesuai ketentuan hukum yang ada. Kan undang-undang memberikan ketentuan seperti itu," katanya.

Yusril hari ini kembali tidak memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Sisminbakum, setelah pekan lalu tidak hadir karena alasan sakit.
 
Bersama Hartono Tanoesoedibyo,  Yusril ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi Sisminbakum, sejak 24 Juni 2010. Mahkamah Agung memutuskan pihak PT Sarana Rekatama Dinamika yang sahamnya dikuasai Hartono Tanoe, harus mengembalikan hasil pelaksanaan Sisminbakum sebesar Rp 378 miliar ke negara.
 
Tiga tersangka dalam kasus ini sudah divonis penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
 
Diusahakan datang 
Namun Maqdir Ismail, kuasa hukum Yusril, membantah kliennya mangkir tanpa alasan jelas. "Tanggal 27 Oktober Pak Yusril sakit dan minta penundaan [pemeriksaan] hingga 3 November," kata Maqdir kepada wartawan beritasatu.

Hari ini, kata Maqdir, Yusril tidak memenuhi panggilan Kejaksaan Agung karena berada di Denpasar. "Tadi saya kirim surat lagi [ke Kejaksaan Agung] minta ditunda," katanya.

Maqdir tertawa ketika diminta tanggapannya, Kejaksaan Agung akan menangkap kliennya.  "Enggak boleh ancam-ancam. Enggak patutlah itu. Mesti melihat fakta. Selama ini Pak Yusril enggak pernah mangkir tanpa alasan," katanya.

Menurut Maqdir, Yusril akan datang dalam pemanggilan berikutnya. "Diusahakan datang. Kami kan enggak pernah cari-cari alasan enggak datang," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon