Perguruan Wing Chun Tak Akui FWCI
Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Putusan blunder Federasi Wing Chun Indonesia (FWCI) yang disahkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dalam Rakernas KONI tidak mendapat pengakuan dari masyarakat wing chun. Mereka tetap mengakui dan bergabung dengan induk organisasi cabang olahraga Wushu Indonesia yang dipimpin Airlangga Hartarto.
"Saya mewakili Komunitas atau Perguruan Wing Chun Indonesia mengatakan bahwa kami adalah keluarga wushu yang bernaung di PB WI (Pengurus Besar Wushu Indonesia). Dan, kami tidak akan bergabung dengan Federasi Wing Chun Indonesia," tegas R Ario Bondank, dari perguruan wing chun ACMA Jakarta saat acara pemberian sertifikat keanggotaan bagi perguruan wing chun/wushu tradisional se-DKI Jakarta yang dilakukan Pengprov WI Jakarta di Gedung KONI DKI Jakarta, Rabu (26/8/2020) malam.
Alasan Ario tetap bergabung dengan wushu karena Federasi Wushu Internasional (IWUF) memasukkan nomor wing chun dalam nomor pertandingan resminya.
"IWUF saja selaku federasi resmi internasional saja memasukkan wing chun. Makanya, kami ingin tetap bersama wushu (PB WI) untuk meraih prestasi dalam rangka membawa harum nama bangsa dan negara di ajang internasional," katanya.
Pemuda berambut kuncir ini mengungkapkan bahwa FWCI itu tidak mewakili masyarakat atau perguruan wushu. "Itu hanya ambisi pribadi Pak Marthin Kusuma yang selama ini mengklaim dirinya pemilik sah wing chun Indonesia," katanya.
Hal senada juga dilontarkan Ming Yeoh dari perguruan WTC Jakarta. "Kita ingin tetap berada dalam naungan PB WI. Sebab, wing chun itu adalah bagian dari wushu," ujarnya.
Sama halnya dengan Ario, Pierre Prawira dari Rogue Warrior juga mengakui wing chun memang tidak bisa terpisah dari wushu. "Tidak mungkin ada dua organisasi dalam satu negara diakui IWUF. Terus FWCI mau dibawa ke mana?," tanyanya.
"Kami juga berharap KONI Pusat menganulir keputusan memasukkan wing chun sebagai anggotanya. Semua itu demi persatuan dan kemajuan olahraga beladiri wushu Indonesia," urainya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




