Polisi Tangkap 2 Pelaku Pembunuh Yausan di Yahukimo
Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Dua anggota kelompok pembunuh Yausan (31) di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua berhasil diringkus Polri. Keduanya disergap di sepanjang Kali Buatan arah Kampung Masi, Yahukimo.
"Keberadaan para pelaku diketahui setelah Polri meminta keterangan dua teman korban yang selamat dari pembunuhan itu," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada Beritasatu.com, Kamis (27/8/2020).
Ahmad mengatakan, penyergapan terhadap kedua pelaku di sepanjang Kali Buatan arah Kampung Masi, Yahukimo berlangsung dramatis. Anggota Polri dibantu TNI yang hendak menangkap kedua pelaku sempat diserang anak panah. Namun akhirnya dua pelaku berhasil diringkus tim gabungan Polri-TNI. Keduanya kini diamankan di Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan.
Seperti diketahui, Yausan warga Jalan Parasiso, Distrik Dekai, Yahukimo, Papua dibunuh sekelompok orang tak dikenal pada Rabu (26/8/2020) sore. Saat korban bersama dua temannya hendak mengantarkan batu batako pesanan warga, mobil pikap yang ditumpanginya dihadang sekelompok orang tak dikenal di jembatan buatan Jalan Gunung Distrik Dekai.
Para pelaku bersenjatakan parang, busur panah, dan kampak langsung menyerang korban yang duduk di bak mobil. Korban tewas secara mengenaskan dibacok pakai parang. Sedang dua temannya berhasil kabur dan selamat.
Dijelaskan aksi pembunuhan terhadap Yausan yang dilakukan sekelompok orang tak dikenal ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi dalam satu bulan ini. Polri masih menyelidiki, apakah tiga kasus pembunuhan itu dilakukan kelompok yang sama.
Kasus pembunuhan pertama menimpa seorang staf KPU Yahukimo Hendry Jovhinsky (24) pada 11 Agustus 2020. Pria asal Banyumas, Jawa Tengah, dibunuh oleh dua orang tak dikenal menggunakan sangkur di Jembatan Brasa, Distrik Dekai.
Pelakunya diduga mantan prajurit TNI yang dipecat dari satuannya atas kasus penjualan amunisi kepada kelompok separatis di Timika, beberapa tahun lalu.
Kasus kedua pembunuhan Muhammad Thoyid (39) seorang pengusaha mebel asal Pasuruan, Jawa Timur pada 20 Agustus 2020. Pelaku yang belum diketahui identitasnya memanah dan menyayat tubuh korban di jalan perlintasan yang sepi saat korban bepergian dengan sepeda motor.
Korban sempat berusaha kabur, namun tiga anak panah yang dilepaskan pelaku menancap tubuhnya sehingga korban terkapar tak berdaya. Pelaku membacok dan menyayat tubuh korban.
Yausan adalah korban ketiga aksi pembunuhan sadis dan tak berprikemanusiaan. Sejauh ini belum ditemukan bukti yang mengarah bahwa ketiga kasus itu pelakunya saling terkait.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




