Teknologi Digital Ini Ternyata Bersahabat dengan Kaum Difabel
Jumat, 28 Agustus 2020 | 22:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kaum difabel mempunyai hak dan perlakuan yang sama, termasuk peluang mengakses dan menjadi ahli di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Bahkan kini pemerintah terus mendorong agar kemajuan teknologi digital dapat bersahabat dengan kaum difabel.
Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo, Angkie Yudistia, mengungkapkan pandangan tersebut dengan bangga. Ia merasa pada akhirnya Indonesia memiliki platform digital bagi difabel dalam mencari informasi dan berkomunikasi.
Platform digital yang dimaksud Angkie bernama TISA yang berkolaborasi antara Thisable Enterprise, Kata.ai, dan juga PT Metrodata Electronics Tbk. Nantinya sahabat difabel bisa mengakses dalam aplikasi pesan singkat WhatsApp atau chatbot.
"Semua bisa mengakses informasi, komunikasi melalui teknologi yang ada. Ini juga memudahkan agar kita tidak perlu bingung mencari info tentang disabilitas. Teman-teman difabel dan keluarga tidak perlu bingung ke mana mencari contact center mereka," ucap Angkie dalam rilis yang diterima Suara Pembaruan, Jumat (28/8/2020).
Terciptanya platform digital untuk difabel, menurut Angkie juga bukti bahwa tingkat kreativitas dan inisiatif di tengah krisis ekonomi dan kesehatan pandemi Covid-19.
"Saya bangga sekali untuk setiap inisiatif-inisiatif yang dibuat sebagai langkah untuk membantu krisis. Krisis bukan berarti kita menyerah. Justru karena krisis, kreativitas, inisiatif teman-teman ada dan membuat kita bisa produktif," kata Angkie.
Diketahui, TISA merupakan chatbot pertama yang memberikan akses informasi kepada para penyandang disabilitas di Indonesia. Platform ini akan membantu serta menjawab kebutuhan informasi dari sahabat difabel.
Selain platform informasi digital, belum lama ini Yayasan ThisAble milik Angkie juga bekerja sama dengan Kedutaan Besar Inggris, melalui UK Indonesia Tech Hub menyelenggarakan program pelatihan digital bagi difabel.
Pelatihan berguna mengembangkan kemampuan kewirausahaan penyandang disabilitas untuk beradaptasi selama dan setelah pandemi Covid-19.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




