Pemberlakuan Jam Malam, Bima Arya Bubarkan Kerumunan Warga
Minggu, 30 Agustus 2020 | 08:19 WIB
Bogor, Beritasatu.com – Wali Kota Bogor Bima Arya lakukan patroli gabungan di hari pertama pemberlakuan jam malam bagi aktivitas warga Kota Bogor. Warga yang kedapatan nongkrong membuat kerumunan dibubarkan petugas.
Pemerintah Kota Bogor bersama TNI-Polri dan Satpol PP menggelar patroli gabungan dalam rangka pemberlakuan jam malam di wilayah Kota Bogor. Masyarakat yang masih berkerumun di atas pukul 21.00 WIB pun dibubarkan oleh petugas.
Pantauan di lapangan, patroli yang dipandu langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya dimulai dari Balai Kota menuju kawasan Air Mancur di Jalan Jenderal Sudirman. Sambil menaiki mobil atap terbuka, Bima memberikan imbauan melalui pengeras suara agar masyarakat yang masih berkerumun untuk bubar.
Kemudian, patroli bergerak ke wilayah Kecamatan Bogor Selatan. Di lokasi ini, terlihat masih terdapat beberapa tempat makan yang melayani makan di tempat sehingga petugas turun untuk memberikan imbauan kepada pemilik juga para pengunjung.
Setelah itu, rombongan bergerak ke kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR) dan mendapati beberapa muda-mudi yang nongkrong di pinggir jalan. Petugas lantas membubarkan paksa.
"Malam ini adalah hari pertama. Target utama adalah sosialisasi. Besok kita masih turun, hari Senin kita berlakukan sanksi mulai teguran sampai denda. Kita pantau terus," kata Bima, Sabtu (29/8/ 2020) malam.
Bima menjelaskan, pemberlakukan jam malam di Kota Bogor bukan melarang total seluruh aktivitas masyarakat di atas pukul 21.00 WIB. Akan tetapi, pihaknya melarang warga untuk berkerumun.
"Pemberlakuan jam malam ini bukan pelarangan aktivitas warga secara total. Tetapi melarang warga untuk berkerumun atau berkumpul. Seperti kita lihat di kawasan BNR ini, masih banyak orang yang nongkrong jadi langsung kita bubarkan," tegas Bima.
Meski begitu, secara umum kondisi di Kota Bogor malam ini cenderung lebih sepi dibandingkan akhir pekan lalu. Bima berharap agar kondisi ini tetap bertahan sehingga dapat menekan angka penularan Covid-19 sampai Kota Bogor keluar dari zona merah.
"Sejauh ini untuk ukuran Sabtu jauh dibawah kondisi normal. Kita ingin kondisi ini tetap dipertahankan sambil kita lihat tren data Covid-19, karena semua ini untuk mengurangi penularan Covid-19," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




