2 Anggota Polsek Ciracas yang Dianiaya Masih Dirawat
Minggu, 30 Agustus 2020 | 13:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com-Polda Metro Jaya menyebutkan 2 anggota Polri yang dianiaya sekelompok orang diduga terkait insiden penyerangan dan perusakan Mapolsek Ciracas, masih dirawat di rumah sakit (RS).
"Dua orang polisi yang dirawat. Di kepala, ada di punggung (lukanya)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Minggu (30/8/2020).
Yusri menyampaikan, hingga kini belum ada laporan terkait warga sipil yang menjadi korban. "Yang sipil belum ada laporan," ungkapnya.
Sebelumnya, ratusan orang melakukan penyerangan dan merusak Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) dini hari. Para pelaku merusak dan memecahkan kaca Polsek, mobil dinas, bus dinas, kemudian membakar satu mobil patroli, serta mobil wakapolsek.
Selain itu, dua anggota Sabhara dan Pam Obvit diduga turut dianiaya kelompok tersebut. Penganiayaan terjadi bukan di Mapolsek Ciracas, melainkan di jalan ketika kedua korban sedang melaksanakan patroli.
Diketahui, peristiwa penyerangan terhadap Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, bukan kali pertama terjadi. Sekelompok massa yang diduga tidak puas dengan penanganan perkara juga pernah melakukan penyerangan dan perusakan, pada 11 Desember 2018 lalu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




