Polres Metro Jakut Masih Dalami Satpam Terkena Peluru Nyasar
Senin, 31 Agustus 2020 | 09:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Utara masih melakukan penyelidikan terkait seorang petugas keamanan atas nama Jefri Haryanto Pardede (24) yang diduga terkena peluru nyasar seusai menonton kegiatan balap liar di Jalan Benyamin Sueb pada Minggu (30/8/2020) dini hari.
"Masih dalam penyelidikan anggota kami. Selongsong atau proyektil belum ditemukan," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Djarwoko, Minggu (30/8/2020).
Pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap bukti-bukti di lapangan terkait insiden peluru nyasar tersebut. Salah satunya dengan berkoordinasi terkait rekaman kamera pengintai (CCTV) yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Ia menjelaskan korban diketahui menonton kegiatan balap liar di sekitar wilayah Kemayoran dan saat sedang menonton ada tawuran antar warga.
Korban berusaha menghindar dari lokasi dan hendak pulang ke kediamannya di Cilincing dengan cara melawan arus di Jalan Benyamin Sueb. Namin saat itu korban merasa pusing dan baru menyadari pinggangnya terkena peluru nyasar hingga tembus ke perut.
"Mengenai lokasi kejadian tertembaknya masih kita dalami apakah masuk wilayah hukum kami (Polres Metro Jakarta Utara) atau Jakarta Pusat," kata Djarwoko.
Kakak ipar korban Petrus S (38) menurutkan adiknya mengalami luka tembak di perut dan menunggu tindakan operasi pengangkatan peluru di RS Satya Negara Sunter, Tanjung Priok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




