Diduga, Balon Api Sebabkan Kebakaran Lereng Sindoro

Selasa, 21 Agustus 2012 | 12:28 WIB
AF
BA
Penulis: Antara/ Nadia Felicia | Editor: B1
ILustrasi Kebakaran
ILustrasi Kebakaran (Antara/Henky Mohari)
"Diduga, balon api yang diterbangkan masyarakat jatuh di kawasan hutan lindung tersebut"

Diduga, tradisi masyarakat Kabupaten Temanggung untuk menerbangkan balon api saat Lebaran diduga menyebabkan kebakaran hutan di petak 10 lereng Gunung Sindoro, kata salah satu pemangku hutan, hari ini.

"Diduga, balon api yang diterbangkan masyarakat jatuh di kawasan hutan lindung tersebut," Iwan Setiawan, Administrator Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara,mengatakan di Temanggung, sehari setelah terjadinya kebakaran.

Dijelaskan Iwan, kondisi hutan hutan di lereng Sumbing dan Sindoro pada musim kemarau ini sangat kering, sehingga ada percikan api sedikit saja bisa membakar hutan.

"Kami tidak bisa berbuat apa-apa dengan tradisi menerbangkan balon api saat Lebaran tersebut. Kami hanya mengimbau masyarakat sekiranya membahayakan sebaiknya tidak usah menerbangkan balon dengan membawa api," katanya.

Ia mengatakan, kebakaran yang terjadi sejak Senin (20/8) petang tersebut telah berhasil dipadamkan pada Selasa sekitar pukul 06.30 WIB.

"Sekitar 15 petugas Perhutani kami terjunkan untuk memadamkan api mulai Selasa pagi, karena pada malam hari tidak berani ke lokasi kebakaran karena berupa jurang terjal," katanya. 

Menurut dia, kawasan yang terbakar sekitar 15 hektare berupa alang-alang, bukan tanaman pokok.

"Kerugian finansial mungkin sangat kecil akibat kebakaran tersebut, tetapi kerugian ekologinya sangat berat karena lereng gunung tersebut semakin bertambah kering," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon