Penundaan Pembangunan IKN Dinilai Keputusan Bijaksana
Kamis, 10 September 2020 | 20:45 WIBJakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memastikan rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) ditunda. Sebab pemerintah masih fokus menyelesaikan pandemi Covid-19.
Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan menilai keputusan pemerintah itu tepat. "Penundaan pembangunan IKN itu bijaksana. Kita memang semua fokus pada penanganan Covid-19 berikut dampaknya, termasuk dampak ekonomi," kata Irwan, Kamis (10/9/2020).
Menurut Irwan, masyarakat Kaltim tentu akan menerima 100% keputusan tersebut. Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kaltim ini menambahkan, sangat tidak etis jika isu pemindahan IKN justru ditonjolkan di tengah pandemi.
"Bagi saya penundaan itu justru menegaskan bahwa pemerintah serius untuk melakukan pemindahan IKN ke Kaltim. Pembangunan kan ditunda, bukan dibatalkan, artinya pemerintah serius," ungkap Irwan.
Irwan menuturkan proses pembangunan dapat dilanjutkan pada 2021. Hal tersebut mengingat Rancangan Undang-Undang (RUU) IKN masuk program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2020. Irwan menjelaskan jika di akhir tahun RUU IKN sudah ditetapkan, maka pembangunan dapat dilakukan pada 2021.
"Mulai tahun ini sudah dilaksanakan pembangunan dasar infrastruktur menuju IKN, pembangunan jalan, pelebaran jalan, semua sudah dilaksanakan, termasuk infrastruktur bendungan, pengendalian banjir dan lainnya. Saya optimistis tahun depan sudah mulai pembangunan intinya. Kalau saya lihat, agenda pembangunan intinya kan, hanya tiga tahun itu sudah selesai untuk bangunan pemerintah, eksekutif termasuk lembaga yudikatif," kata Irwan.
Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memang mengumumkan penundaan pembangunan IKN. "Mengenai ibu kota negara, terutama untuk komunikasi pada tim rumusan koordinasi, sampai hari ini ibu kota negara programnya masih di-hold (tunda)," kata Suharso, belum lama ini.
Akan tetapi, Suharso memastikan pemerintah tetap melaksanakan pengerjaan masterplan dan pembangunan infrastruktur dasar di kota-kota sekitar lokasi IKN. "Kita tetap dalam rangka persiapan, dan kita melanjutkan masterplan, dan pembangunan infrastruktur dasar di kota penyangga seperti Samarinda dan Balikpapan," imbuh Suharso.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




