Rumput Hybrid di Jakarta Stadium Ditargetkan Rampung Desember

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 08:03 WIB
YP
WP
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WBP
Proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
Proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). (Antara)

Jakarta, Beritassatu.com- Di tengah pandemi Covid-19, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro berkomitmen menyelesaikan proyek Jakarta International Stadium (JIS). Memasuki minggu ke-59, progres konstruksi sudah mencapai 31,89%.

Manajer Komunikasi PT Jakpro Melisa Sjach mengatakan progres terbaru pembangunan JIS adalah pemasangan rumput hybrid yang berstandar internasional di dua lapangan latih. Pemasangan ini mulai dilakukan hari ini dan ditargetkan selesai pada Desember 2020.

"Rumput hybrid ini memiliki komposisi 5% rumput sintetis yang diimpor dari Italia dan rumput naturalnya sebesar 95 persen yang merupakan jenis rumput Zoysia Matrella. Rumput Zoysia Matrella sudah dibudidayakan di Indonesia," ujar Melisa dalam keterangannya, Jumat (23/10/2020).

Melisa menjelaskan, tahapan pemasangan rumput, mulai penataan media tanam, pemadatan, dan penaburan rumput natural. Setelah itu gelar rumput sintetis, top dressing hingga growing period. "Sementara satu lapangan latih membutuhkan 19 gulung rumput sintetis. Sedangkan setiap satu gulungnya memiliki ukuran 109 meter kali 3,9 meter," tutur dia.

Sebagaimana diketahui, proyek Jakarta International Stadium ini dibangun dengan standar FIFA serta mengimplementasikan konsep green building dengan target level platinum greenship. Demi meraih target tersebut, pelaksanaan proyek JIS mengaplikasikan program digital Building Information Modelling (BIM) untuk monitoring secara real time proses perencanaan, eksekusi, sampai pemeliharaan. Selain itu, sistem ini juga membantu mengawal menuju target penyelesaian, sekaligus untuk mengontrol efisiensi pada biaya.

Dalam pengerjaan proyek di masa pandemi Covid-19, kata Melisa, pembangunan terus berjalan dengan protokol kesehatan yang lebih ketat bagi semua pekerja dan tamu yang berkunjung. Dia berharap pembangunan JIS ini dapat menginspirasi banyak orang untuk membangun dengan orientasi pada sustainability, membangun ekosistem yang sehat, serta turut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi.

Pembangunan JIS juga berdampak secara ekonomi. Pasalnya pengerjaan kontruksinya telah melibatkan sekitar 1.600 pekerja. "Di masa pandemi ini, kontribusi pembangunan JIS dalam menggerakkan ekonomi adalah dengan menyerap banyak tenaga kerja dan para mitra bisnis selain menumbuhkan potensi pariwisata yang bisa mendatangkan devisa negara," pungkas Melisa.

Untuk diketahui, Jakpro bersama mitra konsorsium Kerja Sama Operasi (KSO) yang terdiri dari kontraktor PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk, PT Pembangunan Perumahan Tbk, dan PT Jaya Kontruksi, serta KSO manajemen konstruksi PT Virama Karya dan PT Bina Karya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan lapangan JIS pada akhir Tahun 2021.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon