Dua Klaster Vimala Hills Terserap 85%

Jumat, 31 Agustus 2012 | 23:01 WIB
IH
B
Impresi proyek Vimala Hills, Ciawi, Bogor
Impresi proyek Vimala Hills, Ciawi, Bogor (istimewa)
Dua klaster yang terletak di kawasan Ciawi, Bogor, tersebut ditawarkan 100 unit dengan harga mulai dari Rp 1 miliar hingga Rp 5 miliar.

Agung Podomoro Group melalui PT Agung Podomoro Land Tbk mencatat penjualan 85% dari dua klaster vila di proyek Vimala Hills.

"Ada dua klaster vila sebanyak 100 unit yang ditawarkan dengan harga berkisar Rp 1-5 miliar. Itu sudah terserap sekitar 85%,” ungkap Direktur Pemasaran Agung Podomoro Group Indra W Antono.

Indra menambahkan, proyek yang baru diperkenalkan bulan lalu itu diminati pasar lantaran konsep yang diusung berbeda dibandingkan pro- yek lain di wilayah Ciawi, Bogor.

"Kami tawarkan vila, tapi dengan konsep berbentuk resor," ujar dia.

Konsep di proyek ini, sambung dia, diupayakan menyerupai sejumlah resor yang berada di Bali, sehingga cocok untuk dijadikan tempat rekreasi dan berlibur.

"Kami upayakan sediakan vila seperti di Bali, tetapi kami beri lokasi yang lebih dekat, yakni di Bogor, sehingga mudah untuk dituju," terang dia.

Vimala Hills Villa & Resort memiliki lahan 85 hektare (ha) dari sekitar 100 ha yang direncanakan.

Proyek ini direncanakan dikembangkan sebanyak tiga fase. Fase pertama akan dibangun secara bertahap dengan total enam klaster vila. Keenam klaster itu, yakni Bromo, Pangrango, Seme- ru, Rinjani, Argopuro, dan Krakatau.

Vila-vila yang ditawarkan di proyek ini terdiri atas beberapa tipe, mulai dari dua kamar tidur (125 meter persegi/ m2), tiga kamar tidur (170 m2), empat kamar tidur (220 m2 dan 222 m2), dan lima kamar tidur (428 m2).

Luas lahan untuk vila-vila tersebut beragam, dengan yang terluas mencapai 1.000 m2. Fase kedua, akan dibangun Hotel Pullman yang juga berkonsep resor. Hotel ini akan menjadi hotel bintang lima per tama di kawasan Ciawi, Bogor.

"Hotel ini kemungkinan beroperasi pada 2015," tambah Indra.

Pada fase ketiga akan dibangun lagi tiga klaster vila. Namun begitu, Indra belum bisa menentukan nama dan jumlah unit yang akan dipasarkan.

"Itu masih dimatangkan, lagi pula akan dilihat dulu kondisi pasar dan penyerapannya," ucap dia.

Di proyek ini juga akan dibangun beberapa fasilitas yang menunjang konsep resor. Beberapa fasilitas itu antara lain kawasan komersial, taman bunga, fishing village, taman rusa, tea house & strawber r y field, children playground, dan lain-lain.

"Pokoknya yang mendukung aktivitas diluar ruangan," imbuh Indra.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon