Dua Pekan Dibuka, Bioskop Kembali Dipercaya Masyarakat
Minggu, 1 November 2020 | 21:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sejak mendapat izin buka dari Pemprov DKI Jakarta sekitar dua pekan lalu, bioskop perlahan mulai meraih kepercayaan publik. Hal ini diakui oleh pihak pengelola bioskop CGV dan Cinépolis Cinemas Indonesia.
Brand Marketing Manager Cinépolis Indonesia Indriana Listia Rahmawati, saat dihubungi Suara Pembaruan, Minggu (1/11/2020) mengatakan, animo masyarakat sudah dirasakan sejak hari pertama Cinépolis Cinemas dibuka di enam lokasi di Jakarta, per 21 Oktober 2020. Setiap hari animo penonton jutsru semakin meningkat.
"Para penonton kami juga sangat suportif dengan semua penerapan protokol kesehatan yang kami terapkan, seperti kewajiban penggunaan masker yang direkomendasikan oleh pemerintah, selalu menjaga jarak minimal 1,5 meter, membeli tiket secara online, dan minim berbicara di dalam studio," jelas Listia.
Ia menjelaskan, masih banyak masyarakat yang mungkin belum mengetahui alasan kenapa studio bioskop lebih aman ketimbang perkantoran atau restoran. Listia kembali menjelaskan bahwa di dalam studio bioskop, terdapat sirkulasi udara di mana udara dikeluarkan melalui exhaust dan menggunakan sistem air return ducting dan filter udara yang dijaga dengan baik. Jadi, udara di dalam bertukar setiap saat dengan udara segar dari luar gedung.
"Selain itu di dalam studio, ada jaga jarak 1,5 meter dengan 2 kursi dikosongkan. Ditambah semua penonton di dalam studio bernapas dengan tenang, minim berbicara, tidak membuka masker, menghadap ke arah yang sama dan memiliki atap ruangan yang tinggi," tuturnya.
Sementara di tempat terpisah, Public Relations CGV Hariman Chalid mengatakan, antusiasme warga secara umum masih cukup bagus. Segmentasi penontonnya pun cukup beragam, dari anak-anak muda, pasangan, hingga keluarga.
"Kebanyakan dari mereka menonton film baru seperti Train to Bussan Peninsula, dan beberapa film pilihan dengan harga khusus. Mulai hari Jumat ada film baru The Swordsman, yang dibintangi aktor Indonesia, Joe Taslim. Ekspektasi kami, akan banyak yang ingin menyaksikan film ini di akhir pekan ini," terang Hariman saat dihubungi Suara Pembaruan, Minggu (1/11/2020).

Selain itu, pihak pengelola pun memprediksi film boyband asal Korea BTS, Break The Silence, yang akan tayang dalam waktu dekat dapat menarik minat penonton dalam jumlah yang cukup besar. Tidak dipungkiri, Indonesia adalah salah satu negara yang tercatat punya jumlah penggemar BTS terbanyak di dunia.
Sementara untuk kapasitas 25%, pihak pengelola mengatakan pada momen tertentu jumlah kursi bioskop dapat terpenuhi. Masyarakat juga sudah mulai terbiasa dengan pembatasan kapasitas kursi, serta protokol kesehatan lain yang diterapkan pihak bioskop.
Hanya saja, pihak bioskop tetap memantau dan juga selalu memberikan edukasi bagi penonton yang belum memahami kebiasaan baru selama di bioskop. Seperti, larangan untuk makan dan minum di dalam ruang bioskop, membawa anak di bawah usia 12 tahun, dan mengedukasi masyarakat untuk terbiasa menggunakan layanan daring membeli tiket.
"Secara umum, dari beberapa jawaban pengunjung saat diwawancarai teman teman media, mereka memahami diberlakukannya protokol kesehatan di bioskop agar aman dan nyaman untuk semua," terangHariman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




