Logo BeritaSatu

Mulai Desember, Warga Lebong Tak Diizinkan Gelar Pesta Pernikahan yang Timbulkan Kerumunan

Kamis, 19 November 2020 | 11:35 WIB
Oleh : Usmin / JEM

Bengkulu, Beritasatu.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong, Bengkulu, mulai awal Desember 2020 melarang warga menggelar kegiatan pesta pernikahan dan kegiatan lainya yang sifatnya mengumpulkan orang. Larangan ini diberlakukan untuk mencegah penambahan kasus baru positif virus corona di kabupaten tersebut.

Kapolres Lebong, AKBP Iksan Nur, di Bengkulu, Kamis (19/11) mengatakan, pelarangan warga Lebong menggelar pesta pernikahan dan kegiatan lainya yang sifatnya mengumpulkan orang banyak tersebut, disepakati dalam rapat koordinasi dengan instansi terkait di Kantor Pemkab Lebong, Selasa (17/11/2020).

Advertisement

Kebijakan melarang warga menggelar pesta pernikahan ini dilakukan karena kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lebong, terus bertambah sehingga status daerah ini dari sebelumnya zona hijau berubah menjadi zona kuning Covid-19.

Saat ini, katanya jumlah kasus virus corona di Lebong tercatat sebanyak 6 orang dari sebelumnya hanya satu orang. Penambahan 5 kasus baru Covid-19 terjadi pada bulan November ini. Karena itu, untuk mengantisipasi penambahan kasus baru Satgas setempat melarang warga menggelar acara yang mengumpulkan orang banyak.

"Jadi, mulai awal Desember nanti tanpa terkecuali warga tidak boleh menggelar pesta pernikahan dan kegiatan lainya yang mengumpulkan orang banyak. Jika masih ditemukan ada warga melanggar ketentuan tersebut dengan berat hati dibubarkan dan diberikan sanksi sesuai kententuan yang berlaku," ujarnya.

Kapolres menambahkan, berdasarkan pantuan pihaknya pesta pernikahan yang digelar masyarakat Lebong selama ini, sejak Juli sampai sekarang disinyalir tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang baik.

Hal ini terbukti masih banyak dijumpai warga yang datang ke pesta pernikahan di daerah ini tidak memakai masker, tidak menerapkan jaga jarak dan tidak menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun di lokasi acara pesta pernikahan tersebut, sehingga jika ini dibiarkan dikhawatirkan kasus Covid-19 di Lebong akan bertambah banyak.

"Atas pertimbangan inilah Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong, mulai Desember mendatang akan melarang warga menggelar pesta pernikahan baik diruang tertutup maupun lapangan terbuka guna mencegah penyebaran virus corona di daerah ini," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lebong, Herwan Antoni mengatakan, pelarangan warga Lebong menggelar pesta pernikahan mulai Desember mendatang semata-mata dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 di daerah tersebut.

"Jika kegiatan pengumpulan orang banyak masih terus terjadi di daerah ini, termasuk pesta pernikahan kita khawatir akan muncul klaster baru penyebaran virus corona di daerah ini, salah satunya klaster pesta pernikahan. Untuk mencegah ini warga kita minta tidak menggelar pesta pernikahan," ujarnya.

Terkait sanksi bagi warga melanggar prokes Covid-19, Kepala Dinkes Bengkulu ini mengatakan, pihaknya akan meningkatkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 45 Tahun 2020 tentang penegakan hukum bagi pelanggar prokes menjadi peraturan daerah (Perda).

Dengan demikian, regulasi penegakan hukum terhadap masyarakat yang melanggar prokes Covid-19 lebih kuat dibanding perbup. "Apalagi dalam sanksi pelanggar prokes ada sanksi denda uang tunia maka regulasi hukumnya harus jelas, maka perbup akan kita jadikan perda. Kita segera ajukan raperda prokes ke DPRD Lebong," ujarnya.

Data kasus Covid-19 di Kabupaten Lebong, tercatat sebanyak 6 orang. Dari jumlah itu, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 5 orang dan satu pasien lagi masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 setempat.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Liga Premier Singapura Gunakan Teknologi VAR untuk Pertama Kalinya

Wasit di Liga Premier Singapura (SPL) akan mendapat bantuan ekstra di musim mendatang, dengan teknologi Video Assistant Referee (VAR).

NEWS | 29 Januari 2023

Surat Kewarganeragaan Tidak Sah, Wakil PM Nepal Dicopot dari Jabatan

Hakim di pengadilan tinggi Nepal memutuskan mencopot jabatan wakil PM Nepal Rabi Lamichhana karena memiliki surat kewarganegaraan yang tidak sah.

NEWS | 29 Januari 2023

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan magnitudo 5,1 melanda Maluku, Sabtu (28/1/2023) malam pukul 22.47 WIB, menurut BMKG, gempa itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

NEWS | 28 Januari 2023

Legislator Minta BPKH Susun Peta Jalan Pola Pembiayaan Haji

Legislator meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menyusun peta jalan atau roadmap pola pembiayaan haji.

NEWS | 28 Januari 2023

Soal Kemungkinan Biaya Haji Turun, Ini Respons Komnas

Komnas Haji mengatakan bahwa masih ada kemungkinan biaya haji tahun ini turun dari angka yang diusulkan oleh Kementerian Agama.

NEWS | 28 Januari 2023

Panel DPR AS Bakal Pemungutan Suara untuk Blokir Aplikasi TikTok

Sebuah panel DPR AS Komite Urusan Luar Negeri berencana untuk mengadakan pemungutan suara bulan depan yang bertujuan memblokir penggunaan TikTok

NEWS | 29 Januari 2023

Pernikahan Dini Penyumbang Angka Stunting di NTB

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)  melakukan pencegahan stunting pada aspek pernikahan dini atau muda.

NEWS | 28 Januari 2023

Banjir Manado dan Tanah Longsor Menewaskan 5 Warga

Banjir Manado dan tanah longsor mengakibatkan 3.866 keluarga yang terdampak dan lima orang meninggal dunia.

NEWS | 28 Januari 2023

Malaysia Keluarkan Peringatan Potensi Banjir Bandang

Peringatan potensi banjir bandang di tiga negara bagian dalam tempo 12 jam untuk tiga negara bagian di Malaysia.

NEWS | 28 Januari 2023

Komnas Harapkan Masalah Biaya Haji Tidak Dipolitisasi

Ketua Komisi Nasional Haji dan Umrah (Komnas Haji) Mustolih Siradj berharap isu biaya haji 2023 tidak dipolitisasi.

NEWS | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bus Persis Dilempari Batu Oknum Suporter, Persita Minta Maaf

Bus Persis Dilempari Batu Oknum Suporter, Persita Minta Maaf

BOLA | 28 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE