Tujuh Rangkaian Gerbong KA di Malang Berjalan Misterius Tanpa Lokomotif

Kamis, 19 November 2020 | 15:46 WIB
DF
JS
Penulis: Didik Fibrianto | Editor: JAS
Petugas PT KAI Daop 8 Surabaya saat melakukan evakuasi tujuh gerbong kereta api yang anjlok akibat berjalan sendiri tanpa lokomotif dari Stasiun Malang menuju Stasiun Kota Lama, Kamis, 19 November 2020.
Petugas PT KAI Daop 8 Surabaya saat melakukan evakuasi tujuh gerbong kereta api yang anjlok akibat berjalan sendiri tanpa lokomotif dari Stasiun Malang menuju Stasiun Kota Lama, Kamis, 19 November 2020. (Humas Daop 8 Surabaya)

Malang, Beritasatu.com- Rangkaian gerbong kereta api tanpa lokomotif berjalan sendiri dari Stasiun Malang menuju Stasiun Kota Lama, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (18/11/2020) sore. Gerbong tanpa awak tersebut berjalan dengan jarak tempuh sekitar 500 meter dari Stasiun Malang menuju Stasiun Kota Lama hingga akhirnya terhenti dan anjlok setelah menabrak sebuah eskavator mini di Stasiun Kota Lama.

Menurut Slamet, saksi mata yang mengetahui peristiwa tersebut, mengaku kejadian ini berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Dia melihat kereta berjalan sendiri setelah Kereta Api Penataran jurusan Surabaya - Blitar melintas di Stasiun Kota Lama.

"Saya melihat sekitar dua menit Kereta Api Penataran lewat, kemudian disusul gerbong kereta tanpa lokomotif berjalan sendiri dari arah utara menuju ke Stasiun Kota Lama," kata Slamet .

Ia menduga gerbong kereta api yang meluncur dari arah Stasiun Malang tersebut berjalan di jalur dua dengan kecepatan 40 km per jam. Sedangkan,saat itu banyak pekerja yang melakukan perbaikan rel.

Mengetahui kejadian itu, Slamet langsung berteriak dan memberitahukan kepada petugas yang sedang memperbaiki rel. "Gerbong kereta akhirnya terhenti dan anjlok setelah menabrak eskavator,"ungkapnya.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Namun, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Sementara untuk penyebabnya masih dalam proses penyelidikan," katanya,Kamis (19/11/2020).

Menurut Suprapto, tujuh rangkaian gerbong yang berjalan sendiri tersebut merupakan rangkaian kereta cadangan yang sedang dalam proses langsiran di Stasiun Kota Lama. "Gerbong yang mengalami anjlok yakni gerbong satu sampai gerbong empat," ungkapnya.

Terkait peristiwa ini, pihaknya mengaku tidak ada keterlambatan kereta api sama sekali. Seluruhnya masih beroperasi secara normal. Hal tersebut dikarenakan perjalanan kereta api lainnya masih dapat melintas di jalar satu Stasiun Malang Kota Lama.

Saat ini KAI Daop 8 masih melakukan evakuasi empat gerbong tersebut. Kami terus berupaya agar gerbong yang anjlok secepatya bisa kembali pada kondisi normal," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon