Kompolnas Duga Teror Solo Terkait Pemilu Kada DKI Jakarta

Jumat, 7 September 2012 | 11:42 WIB
MW
B
Petugas memeriksa lokasi penembakan Pos Polisi Singosaren Plaza, Solo, Jawa Tengah. FOTO: ANTARA
Petugas memeriksa lokasi penembakan Pos Polisi Singosaren Plaza, Solo, Jawa Tengah. FOTO: ANTARA
Rentetan teror dan kekerasan yang terjadi di Solo, Jawa Tengah, belakangan ini diduga bukanlah aksi terorisme bermotif agama belaka, namun terkait dengan proses pemilu kada DKI Jakarta.
 
Sebab seperti diketahui, Wali Kota Solo Joko Widodo, adalah salah satu  calon gubernur DKI Jakarta dan memiliki peluang terkuat untuk menjadi  pemenang di Pemilu Kkada putaran II pada 20 September ini.
 
Analisis itu disampaikan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas),  yang disampaikan dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (7/9).
 
"Berbagai aksi teror yang ada di Solo diduga sarat dengan nuansa politik  dan diduga terkait dengan pilkada tempat lainnya," ujar anggota Kompolnas, Edi Hasibuan.
 
Edi menyatakan Polri seharusnya mendalami dugaan itu, selain menangkap  provokator yang membuat Kota Solo mencekam dalam minggu-minggu terakhir.
 
"Kompolnas meminta polri  agar menyelidiki siapa pihak-pihak tertertu jadi provokator yang menginginkan agar situasi Kota Solo tidak aman,"  ujarnya.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon