Disurvei Posisi Ketiga Nasional, PDIP Undang Charta Politika
Jumat, 7 September 2012 | 12:06 WIB
PDIP ingin tahu kenapa persentase massa mengambang cukup tinggi.
Menyusul hasil survei Charta Politika Agustus lalu soal tingkat elektabilitas partai-partai politik secara nasional, fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengundang peneliti lembaga tersebut, Yunarto Wijaya ke gedung Parlemen.
Ketua fraksi PDIP, Puan Maharani mengatakan ingin mendapatkan informasi soal latar belakang tersebut dan tingkat swing voters atau pemilih belum pasti yang dianggap masih tinggi yang ditunjukkan angka margin error yang juga masih tinggi yakni 3,5% sampai 4%.
"Margin error 3,4% sampai 4% swing voters masih besar sekali sehingga kami ingin dengar langsung paparan tersebut," kata Puan Maharani di lantai tujuh, gedung Nusantara I, Senayan, Jumat (7/9).
Dalam survei yang dirilis Charta Politika beberapa waktu lalu posisi partai oposisi tersebut masih berada pada posisi ketiga. Partai Golkar pada urutan pertama dengan elektabilitas 18%, Partai Demokrat 12,5%, dan PDIP 10,8%.
Puan menambahkan, undangan kepada Charta Politika bukan menunjukkan ketidakpercayaan diri partainya menuju Pemilu mendatang.
Pihak PDIP, kata dia, mantap mempersiapkan diri untuk pemilihan legislatif dan menilai dua tahun masih waktu yang cukup untuk mereguk suara.
"PDIP percaya diri yakin dan mantap dan sebagai partai ideologis kami sudah memenuhi tahapan sesuai UU Pemilu," lanjutnya.
Dia mengatakan, tidak hanya Charta Politika yang akan diajak fraksinya berdiskusi.
"Survei ini harus dievaluasi dan dianalisis, dimanika akan berkembang minggu, bulan dan tahun," tutup putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan tokoh senior PDIP Taufiq Kiemas ini.
Menyusul hasil survei Charta Politika Agustus lalu soal tingkat elektabilitas partai-partai politik secara nasional, fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengundang peneliti lembaga tersebut, Yunarto Wijaya ke gedung Parlemen.
Ketua fraksi PDIP, Puan Maharani mengatakan ingin mendapatkan informasi soal latar belakang tersebut dan tingkat swing voters atau pemilih belum pasti yang dianggap masih tinggi yang ditunjukkan angka margin error yang juga masih tinggi yakni 3,5% sampai 4%.
"Margin error 3,4% sampai 4% swing voters masih besar sekali sehingga kami ingin dengar langsung paparan tersebut," kata Puan Maharani di lantai tujuh, gedung Nusantara I, Senayan, Jumat (7/9).
Dalam survei yang dirilis Charta Politika beberapa waktu lalu posisi partai oposisi tersebut masih berada pada posisi ketiga. Partai Golkar pada urutan pertama dengan elektabilitas 18%, Partai Demokrat 12,5%, dan PDIP 10,8%.
Puan menambahkan, undangan kepada Charta Politika bukan menunjukkan ketidakpercayaan diri partainya menuju Pemilu mendatang.
Pihak PDIP, kata dia, mantap mempersiapkan diri untuk pemilihan legislatif dan menilai dua tahun masih waktu yang cukup untuk mereguk suara.
"PDIP percaya diri yakin dan mantap dan sebagai partai ideologis kami sudah memenuhi tahapan sesuai UU Pemilu," lanjutnya.
Dia mengatakan, tidak hanya Charta Politika yang akan diajak fraksinya berdiskusi.
"Survei ini harus dievaluasi dan dianalisis, dimanika akan berkembang minggu, bulan dan tahun," tutup putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan tokoh senior PDIP Taufiq Kiemas ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




