Kemhub Gelar Forum Komunikasi Kehumasan Sektor Transportasi 2020

Minggu, 29 November 2020 | 20:05 WIB
JS
JS
Penulis: Jayanty Nada Shofa | Editor: JNS
Pekerja PT KAI Daop 1 Jakarta memberikan apresiasi kepada pengguna jasa kereta dengan membagikan ribuan masker dan handsanitizer saat penerapan protokol kesehatan memperingati HUT PT KAI ke-75 di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2020).
Pekerja PT KAI Daop 1 Jakarta memberikan apresiasi kepada pengguna jasa kereta dengan membagikan ribuan masker dan handsanitizer saat penerapan protokol kesehatan memperingati HUT PT KAI ke-75 di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2020). (Suara Pembaruan/Ruht Semiono)

Bandung, Beritasatu.com - Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemhub) telah menggelar Forum Komunikasi Kehumasan Sektor Transportasi Tahun 2020 di Bandung, Sabtu (28/11/2020).

Kegiatan ini bertujuan untuk mensinergikan komunikasi publik di sektor transportasi dalam menyampaikan kebijakan dan memberikan pelayanan terbaik di masa pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan kolaborasi antar pelaku komunikasi penting untuk meyakinkan masyarakat agar tidak khawatir saat menggunakan kendaraan umum saat pandemi.

Menurut Budi, masih banyak timbul persepsi di kalangan masyarakat yang masih belum yakin menggunakan transportasi publik karena takut tertular Covid-19. Padahal, protokol kesehatan yang ketat seperti menjaga jarak dan menyediakan hand sanitizer sudah diterapkan guna mencegah penularan virus corona.

"Humas transportasi harus bersinergi dan berkolaborasi dengan baik menarasikan kebiasaan baru (AKB) di sektor transportasi untuk meyakinkan publik bahwa transportasi publik kita aman dan sehat," kata Menhub Budi.

Budi kemudian menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang baik dalam pengelolaan komunikasi antar humas transportasi baik di sisi regulator maupun operator, baik di tingkat pusat maupun daerah. 

Ia juga berharap komunikasi yang disampaikan kepada publik dibangun secara terarah, membangun empati, dan berkelanjutan.

"Saat ini, masyarakat berada di tengah kebingungan informasi di media sosial tentang transportasi publik yang belum jelas kebenarannya. Untuk itu, para humas transporasi harus mampu melakukan komunikasi publik yang membangun empati, jelas, dan mampu meyakinkan publik," jelasnya.

Sebagai informasi, peserta forum ini berasal dari lingkungan Kemhub baik pusat maupun unit pelaksana teknis maupun operator sarana dan prasarana transportasi seperti Garuda Indonesia dan PT KAI, serta dinas perhubungan dan instansi terkait lainnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon