Satgas PA Siapkan Kampanye Main Games Sehat untuk Anak
Jumat, 7 September 2012 | 16:59 WIB
Kampanye cara sehat bermain games untuk anak dan cara untuk orangtua mendampingi anak bermain games.
Berusaha lindungi anak dari pengaruh buruk games atau permainan yang memberi pengaruh buruk atau berlebihan, Satuan Tugas Perlindungan Anak (Satgas PA) siapkan kampanye cara sehat bermain untuk anak dan cara orangtua mendampingi anak, sekaligus pengawasan masyarakat.
"Kampanye ini akan diluncurkan oleh Menteri Sosial RI pada acara One Day For Children Kemensos, Rabu, 12 September 2012 di Kementerian Sosial ditandai dengan pelepasan balon yang bertuliskan Games Sehat untuk Anak," kata Ketua Satgas PA M Ihsan di Jakarta, hari ini.
Kampanye tersebut disiapkan berkaitan dengan keresaan orangtua terhadap games yang dinilai tak baik untuk anak. Banyak pula anak-anak yang tidak mampu mengatur waktu dan menyita waktu belajar, bermain dan berinteraksi dengan lingkungannya karena terlalu sering bermain online games maupun video games.
Bermain games secara berlebihan, menurut banyak studi, bisa menimbulkan pengaruh negatif terhadap kesehatan, seperti gangguan penglihatan, obesitas, stroke dini, agresif, darah tinggi, dan jantung yang sebelumnya hanya terjadi pada usia dewasa.
Bermain games secara berlebihan juga berisiko memunculkan gangguan konsentrasi, syaraf, dan berbagai penyakit lainnya karena badan kurang bergerak, makan terganggu, dan jiwa tidak stabil.
Online games juga termasuk salah satu pemicu kenakalan anak dan tindakan kriminal seperti tawuran, bullying, pergaulan bebas, pencurian, perampokan, pemerkosaan, tindakan kekerasan, bahkan ada yang terinspirasi untuk melakukan tindakan sadis seperti pembunuhan karena adanya paparan dari tindakan agresif secara berlebihan dan tidak diberikan pengertian oleh pemainnya.
Menurut Ihsan, selanjutnya anggota Satgas PA akan melakukan kampanye ke kampung-kampung, sekolah, masyarakat melalui dongeng, festival, perlombaan, permainan, penyuluhan, games, klinik games sehat, dan sebagainya agar anak-anak lebih cerdas menggunakan games.
"Kita juga meminta pemerintah membuat regulasi dan mengatur di lapangan serta aparat penegak hukum menertibkan sumber yang membahayakan anak-anak seperti warnet, Play Station, materi games mengandung kekerasan dan pornografi," tambah dia.
Peran semua pihak sangat diharapkan Satgas PA dalam kampanye tersebut untuk menyelamatkan masa depan anak Indonesia dari pengaruh yang merusak.
Berusaha lindungi anak dari pengaruh buruk games atau permainan yang memberi pengaruh buruk atau berlebihan, Satuan Tugas Perlindungan Anak (Satgas PA) siapkan kampanye cara sehat bermain untuk anak dan cara orangtua mendampingi anak, sekaligus pengawasan masyarakat.
"Kampanye ini akan diluncurkan oleh Menteri Sosial RI pada acara One Day For Children Kemensos, Rabu, 12 September 2012 di Kementerian Sosial ditandai dengan pelepasan balon yang bertuliskan Games Sehat untuk Anak," kata Ketua Satgas PA M Ihsan di Jakarta, hari ini.
Kampanye tersebut disiapkan berkaitan dengan keresaan orangtua terhadap games yang dinilai tak baik untuk anak. Banyak pula anak-anak yang tidak mampu mengatur waktu dan menyita waktu belajar, bermain dan berinteraksi dengan lingkungannya karena terlalu sering bermain online games maupun video games.
Bermain games secara berlebihan, menurut banyak studi, bisa menimbulkan pengaruh negatif terhadap kesehatan, seperti gangguan penglihatan, obesitas, stroke dini, agresif, darah tinggi, dan jantung yang sebelumnya hanya terjadi pada usia dewasa.
Bermain games secara berlebihan juga berisiko memunculkan gangguan konsentrasi, syaraf, dan berbagai penyakit lainnya karena badan kurang bergerak, makan terganggu, dan jiwa tidak stabil.
Online games juga termasuk salah satu pemicu kenakalan anak dan tindakan kriminal seperti tawuran, bullying, pergaulan bebas, pencurian, perampokan, pemerkosaan, tindakan kekerasan, bahkan ada yang terinspirasi untuk melakukan tindakan sadis seperti pembunuhan karena adanya paparan dari tindakan agresif secara berlebihan dan tidak diberikan pengertian oleh pemainnya.
Menurut Ihsan, selanjutnya anggota Satgas PA akan melakukan kampanye ke kampung-kampung, sekolah, masyarakat melalui dongeng, festival, perlombaan, permainan, penyuluhan, games, klinik games sehat, dan sebagainya agar anak-anak lebih cerdas menggunakan games.
"Kita juga meminta pemerintah membuat regulasi dan mengatur di lapangan serta aparat penegak hukum menertibkan sumber yang membahayakan anak-anak seperti warnet, Play Station, materi games mengandung kekerasan dan pornografi," tambah dia.
Peran semua pihak sangat diharapkan Satgas PA dalam kampanye tersebut untuk menyelamatkan masa depan anak Indonesia dari pengaruh yang merusak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




